Esports

Thai e-League Pro 2021: Police Tero FC Turunkan 3 Pemain Indonesia

Dika Afandi N

Posted on February 8th 2021

Gelaran Thai e-League Pro 2021 telah memasuki matchday 1 hari kedua, Minggu (7/2). Ada 6 tim yang berlaga di hari tersebut yakni Police Tero FC, Purple Mood Esports, Rayong FC, Suphanburi FC, Chiangrai United (Tokyo Verdy), dan PT Prachuap FC. Di antara 6 tim tersebut,  ada beberapa nama pemain Indonesia yang berlaga.

Di Police Tero FC misalnya, ada nama Adhie QwaSG, Setia Widianto, Lucky Maarif, Ricky Vega, dan Ananta Ade "Karbit" Denada. Sedangkan di Purple Mood Esports ada Akbar Faudie dan Bayu Habibie.

Pada matchweek 1 hari kedua, laga dibuka Police Tero FC melawan Purple Mood Esports. Pada laga ini Police Tero FC menurunkan 3 pemain Indonesia dan 5 roster-nya. Ketiganya, Adhie QwaSG, Ricky Vega, dan Setia Widianto. Sedangkan Puprle Mood menurunkan full pemain Thailand. Mereka menyimpan pemain asal Indonesia yang dimilikinya, Akbar Faudie dan Bayu Habibie.

Pada game pertama Police Tero berhasil melumat Purple Mood Esports dengan skor 3-1. Namun di game kedua Purple Mood berhasil membalas kekalahannya dengan skor 5-3. Di game ketiga Police Tero FC menyudahi perlawanan dari Purple Mood Esports dengan skor 2-1. Dengan hasil ini Police Tero FC berhak memperoleh 4 poin dan Purple Mood 2 poin.

Di laga lainnya antara Chiangrai United (Tokyo Verdy) melawan PT Prachuap FC. Chiangrai United berhasil memetik dua kali kemenangan (skor 4-1, 2-1) dan satu kali kalah (skor 1-3). Dengan hasil ini Chiangrai United (Tokyo Verdy) memperoleh 4 poin, sedangkan PT Prachuap FC 2 poin.

Pada laga terakhir matchweek 1 hari kedua ditutup oleh Rayong FC melawan Suphanburi FC. Rayong FC berhasil memperoleh 4 poin setelah menang dengan skor 2-1 dan 3-0. Rayong FC hanya sekali kalah dari Suphanburi FC dengan skor 0-2.

Dengan hasil ini Chiangrai United (Tokyo Verdy) berhasil menempati posisi keempat klasemen sementara. Disusul Police Tero FC di posisi kelima, dan Rayong FC di posisi keenam. Sedangkan 3 tim lainnya yakni Purple Mood Esports, PT Prachuap FC, dan Suphanburi masing-masing berada di posisi 7, 8, dan 9.

Sebagaimana diketahui, Adhie QwaSG, Setia Widianto, dan Lucky Maarif merupakan jebolan dari Indonesian Footbal e-League (IFeL). Adhie QwaSG sendiri di IFeL pernah memperkuat Borneo FC, Setia Widianto di PSIS Semarang, dan Lucky Maarif bersama Persik Kediri.

Dari ketiga pemain tersebut yang memiliki prestasi cukup gemilang di gelaran IFel 2020 adalah Adhie QwaSG. Dua pemain lainnya yakni Lucky Maarif hanya mampu finish sebagai juru kunci reguler league IFel 2020. Ia gagal membawa Persik lolos ke grand final IFel 2020.

Sedangkan Setia Widianto bersama PSIS Semarang hanya mampu finish satu strip di atas Lucky Maarif, di peringkat 9. Ia juga tak berhasil membawa timnya lolos ke babak grand final. Sebab, PSIS hanya menorehkan 20 poin.

Sementara itu Adhie QwaSG bersama Borneo FC di IFel 2020 berhasil finish di peringkat kelima reguler league IFel 2020. Ia melaju ke babak grand final. Namun sayang langkah Adhie QwaSG harus terhenti karena di fase grup ia menjadi juru kunci dan tidak lolos melaju ke fase knockout stage.(*)

Related Articles
Esports
Hebat! 3 Pemain PES Indonesia Puncaki Daftar Top Skor Thai e-League Pro 2021

Esports
Laga "Derby" Indonesia Warnai Pekan Keempat Thai e-League Pro 2021

Esports
Dominasi Pemain Indonesia di Liga PES Thailand