Tech

Google Resmi Hubungkan Jaringan Internet Eropa-AS via Kabel Bawah Laut 'Dunant'

Ahmad Redho Nugraha

Posted on February 4th 2021

Impian Google menghubungkan jaringan internet dunia via kabel bawah laut perlahan-lahan mulai terwujud. Pada Rabu (3/1) lalu, Google mengumumkan jika mereka bersama mitranya, SubCom, telah berhasil menghubungkan jaringan kabel bawah laut dari pantai Virginia, Amerika Serikat ke Saint-Hilaire-de-Riez di Perancis. Jaringan kabel internet tersebut dinamai Dunant.

Nama Dunant sendiri diambil dari nama pendiri Palang Merah Dunia, sekaligus peraih Nobel Perdamaian pertama di dunia, Henry Dunant. Proyek Dunant sebenarnya sudah dimulai sejak pertengahan 2018 silam. Proyek yang diperkirakan akan tuntas pada 2020 ini, sama seperti proyek-proyek lainnya di dunia, ikut terdampak pandemi Covid-19. Akhirnya selesainya molor.

Dalam proyek itu terdapat kabel sepanjang 4.000 mil (sekitar 3,22 juta km). Kabel itu menyokong akses data hingga kecepatan 250 terabits per detik. Berbeda dengan kabel-kabel optik bawah laut yang pernah dibuat di dunia, Dunant memiliki 12 pasang serat yang dilengkapi oleh teknologi-teknologi terbaru untuk memaksimalkan kapasitas bandwidth-nya.

"Google berdedikasi untuk memenuhi kebutuhan akan cloud service dan konten daring yang terus melonjak dan tiada hentinya," ujar Mark Sokol, direktur infrastruktur senior Google Cloud.

Sokol mengatakan, dengan kapasitas dan kecepatan transmisi yang memecahkan rekor tersebut, Dunant akan membantu para pengguna internet mengakses konten dimanapun mereka berada. "Sekaligus mendukung rute data internet terpadat yang ada demi membantu pertumbuhan Google Cloud," imbuhnya.

Sokol menyebut Dunant sebagai pencapaian luar biasa yang tidak bisa dicapai tanpa dedikasi semua pihak yang terlibat di dalam proyeknya.

Dunant hanyalah langkah pertama Google dalam menghubungkan internet di seluruh dunia via kabel optik bawah laut. Proyek berikutnya yang mereka lirik adalah proyek pemasangan kabel Grace Hopper yang akan menghubungkan New York dengan Eropa, via Bilbao di Spanyol dan Bude di Inggris. Google menargetkan kabel ini akan mulai beroperasi pada 2022 mendatang.

Selain Grace Hopper, Google juga tengah membangun jaringan kabel Equiano yang menghubungkan Afrika Selatan dengan Portugal, yang rencananya akan mulai beroperasi akhir tahun ini.(*)

Related Articles
Tech
Google Ternyata Masih Iklankan Beberapa Aplikasi "Stalkerware", Apa Itu?

Tech
Twitter Berlakukan WFH Permanen untuk Karyawannya

Tech
TikTok Terindikasi Langgar Perjanjian Soal Privasi Pengguna di Bawah Umur