Esports

Bigetron-Aerowolf Limax Gagal, Nova Esports dari Tiongkok Juarai PMGC Season 0

Dika Afandi N

Posted on January 27th 2021

Grand final PUBG Mobile Global Championship (PMGC) Season 0 2020 telah berakhir, Selasa (26/1) malam. Total 16 tim yang mengikuti turnamen ini telah menyelesaikan 29 ronde untuk menentukan siapa juaranya. Hasilnya, tim asal Tiongkok, Nova Esports keluar sebagai kampiun dengan mengoleksi total 319 poin. Mereka berhak membawa hadiah uang tunai USD 700 ribu, atau setara Rp 10 miliar.

Banyak yang tak menyangka bahwa Nova Esports yang akan memenangkan PMGC Season 0. Sebab saat tampil di reguler season mereka hanya mampu finish di posisi 9 leaderboard. Dalam grand final, Nova Esports juga berhasil merangkak dari papan tengah sampai akhirnya mengkudeta posisi puncak leaderboard dari Four Angry Man, yang juga rekan senegaranya.

Four Angry Man sendiri finish sebagai runner up. Mereka mengoleksi 294 poin, terpaut 25 poin dari Nova Esports. Sebagai runner-up, Four Angry Man berhak membawa pulang USD 200 ribu atau setara Rp 3 miliar. Sedangkan di posisi ketiga ditempati oleh Zeus Esports dari Mongolia. Mereka berhak mendapat uang tunai USD 100 ribu, setara Rp 1,4 miliar.

Sementara wakil Indonesia, Bigetron Red Aliens hanya mampu finish di posisi kelima. Mereka mengoleksi 241 poin, dan berhak membawa uang tunai sebesar USD 25 ribu. Setara Rp 350 juta.

Performa yang tak konsisten masih menjadi masalah utama bagi Bigetron Red Aliens sampai gelaran PMGC Season 0 berakhir. Mereka tak bisa menunjukkan penampilan apiknya saat reguler season yang berhasil finish di posisi runner up ataupun saat mereka menjuarai PUBG Mobile Professional League (PMPL) South East Asia.

Meskipun finish di posisi kelima, roster BTR "Ryzen" menjadi pemain yang paling banyak membunuh dengan granat. Ia total mendapatkan 26 kill. "Ryzen" pun dinobatkan sebagai "Grenade Master".

Anak-anak Bigetron Red Aliens selama ini memang terkenal dengan kemampuannya membunuh lawan dengan keakurasiannya menggunakan granat. Tak heran "Ryzen" mendapatkan gelar "Grenade Master".

Sementara itu tim asal Indonesia lainnya, Aerowolf Limax tak beranjak dari posisi ke-13 leaderboard. Mereka mengoleksi 161 poin dan berhak membawa pulang uang USD 10 ribu, atau setara Rp 150 juta.

Gelar Most Valuable Player (MVP) untuk PMGC Season 0 2020 kali ini diberikan untuk "Suk", pemain Four Angry Man. Hadiah yang didapatkan oleh seorang MVP juga tak sedikit, USD 15 ribu atau setara Rp 200 juta. Selain MVP, PUBG Mobile juga memberikan penghargaan bagi player dengan berbagai pencapaiannya di PMGC Season 0  2020 yakni: 

1. The Gunslinger: Suk (4AM)

2. Eagle Eye: Beer11 (RRQ Athena)

3. Granade Master: Ryzen (Bigetron RA)

4. The Survivor: DANTE (A1 Esports)

5. Field Medic: Lovazin (Futbolist)

Meski belum berhasil membawa pulang trofi PMGC 2020, dua tim #Indopride Bigetron RA dan Aerowolf Limax tetap menjadi kebanggaan Indonesia. Terima kasih untuk Bigetron RA dan Aerowolf Limax telah berjuang mengibarkan bendera Indonesia di kompetisi kancah dunia.(*)

Related Articles
Esports
Hasil PMGC 2020: Tak Konsisten, Peluang Juara Bigetron RA dan Aerowolf Tipis

Esports
Grand Final PMGC Season 0: Dapat WWCD, Bigetron RA Naik ke Posisi 5

Esports
Live Drawing PMPL ID: Grup B Jadi Grup Negara, Grup C Terjadi Perang Bintang