Tech

Blackberry-Baidu Kolaborasi Bikin Software Mobil Otonom

Jingga Irawan

Posted on January 27th 2021

Twitter: Baidu

Blackberry dan raksasa teknologi Tiongkok, Baidu, telah sepakat memperluas kerja sama pengembangan sistem perangkat lunak untuk kendaraan otonom generasi masa depan. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Maps milik Baidu nantinya akan terintegrasi ke dalam Sistem Operasi Real-Time QNX Neutrino milik Blackberry.

Kerja sama ini bertujuan memberi produsen mobil jalur yang jelas dan cepat menuju produksi kendaraan otonom. "Tentu diikuti dengan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama," kata Direktur Senior Teknologi Wang Yunpeng, dari Departemen Pengemudi Cerdas Baidu.

Perangkat lunak QNX milik Blackberry akan berperan menangani berbagai bagian keamanan fungsional, keamanan jaringan, dan reliability. Sementara Baidu telah melakukan pengembangan pada Artificial Intelligence (AI) dan deep learning.

Sistem itu akan diproduksi secara massal dan dipakai ke dalam mobil GAC New Energy Aion. Itu adalah kendaraan listrik buatan GAC Group. GAC Group merupakan satu dari tiga produsen terbesar Tiongkok dengan jumlah produksi mencapai 2 juta kendaraan per tahun.

Kemitraan antara Baidu dan Blackberry ini menjadi pembicaraan publik karena adanya sistem operasi asing ke dalam kendaraan buatan Tiongkok. Sebab selama ini pemerintah Tiongkok telah meminta sejumlah perusahaan melakukan pengembangan teknologi mandiri.

"Bersama-sama kita dapat membantu produsen mobil dengan cepat memproduksi kendaraan otonom yang aman dan mempromosikan secara kolaboratif pengembangan industri mobil berjaringan cerdas,” lanjut Yunpeng, dikutip dari Tech Crunch, pada Rabu (27/1).

Blackberry yang sempat naik daun karena industri ponselnya, kini memang beralih menjadi pemasok teknologi QNX pada kendaraan. Saat ini, software milik Blackberry itu telah digunakan dalam driver assistance, digital instrument clusters, dan infotainment systems pada lebih dari 175 juta kendaraan.

Kesepakatan dengan Baidu juga membantu Blackberry mudah masuk dalam pasar di Tiongkok. Sebab Blackberry merupakan pendatang baru di industri perangkat otonom. Tahun lalu, Blackberry juga mengumumkan bahwa QNX bakal diintegrasikan ke dalam kendaraan listrik saingan Tesla di Tiongkok, Xpeng.

Twitter: Baidu

Sebelumnya, pada 2018, mereka juga telah menandatangani kerja sama di mana sistem operasi Blackberry QNX menjadi bagian autonomous driving platform pada Apollo. Apolla merupakan mobil milik Baidu.

Dhiraj Handa, wakil presiden jaringan, kerjasama dan APAC dari Blackberry Technology Solutions mengatakan, perangkat lunak BlackBerry QNX membantu Baidu membuat pondasi untuk pengembangan platform Apollo. "Ini penting dalam membangun ekosistem komersial untuk teknologi inovatif yang dapat dimanfaatkan oleh OEM untuk kendaraan generasi berikutnya,” kata Dhiraj Handa.(*)

Artikel Terkait
Tech
Raksasa Teknologi Baidu dan Geely Investasikan USD 7,7 Miliar untuk Smart EV

Tech
Pakar: Saingan Terbesar Tesla Bakal Datang dari Tiongkok

Tech
Siap Saingi Apple dan Tesla, Baidu dan Geely Kolaborasi Luncurkan Mobil Listrik