Entertainment

Lupin, Si Pencuri Cerdik yang Berusaha Memulihkan Nama Baik sang Ayah

Artikel ini mengandung spoiler!

Jingga Irawan

Posted on January 25th 2021

Netflix

Sosok Arsène Lupin, kembali hadir di layar kaca. Kali ini lewat serial berbahasa Prancis yang ditayangkan Netflix. Karakter ini muncul pertama kali muncul pada 1905. Dan terus berkembang dalam novel dan 39 novela karya Maurie Leblanc, seorang penulis hebat dari Prancis.

Yang berbeda, serial Netflix yang diklaim mengalahkan ketenaran The Queen’s Gambit (2020) dan Bridgerton (2020) ini tidak menampilkan Lupin sebagai tokoh utama. Melainkan Assane Diop (Omar Sy), pembaca setia buku The Gentleman Burglar yang menceritakan sepak terjang Arsène Lupin.

Assane Diop dan ayahnya, Babakar Diop, adalah imigran dari Senegal. Mereka pindah ke Prancis dengan harapan mendapat kehidupan yang kebih baik. Untuk biaya sekolah Assane, Babakar bekerja sebagai supir untuk keluarga Pellegrini yang kaya raya dan tersohor di Paris.

Nahas, sang ayah dituduh mencuri sebuah kalung milik mantan Ratu Prancis, Marie Antoniette, bernilai jutaan dollar dari keluarga tersebut. Tuduhan itu membuat Babakar dihukum penjara yang berakhir pada gantung dirinya di sel tahanan.

Sebelum ditangkap dan bunuh diri, Babakar sempat memberikan sebuah buku karya Maurie Leblanc pada Assane yang saat itu berusia 14 tahun. Merasa bahwa ayahnya tidak bersalah dan ada konspirasi di baliknya, saat tumbuh dewasa Assane berusaha mencari tahu hal tersebut dengan cara tak lazim. Ia berpedoman pada tingkah laku Arsène Lupin dalam buku yang diberikan ayahnya.

Melalui buku itulah, Assane belajar cara mencuri, pura-pura mati, menjebak polisi, berkelahi hingga menculik orang. Setiap aksinya pun dilakukan nyaris tanpa senjata. Hanya mengandalkan kejeniusan pikiran. Seperti layaknya karakter Arsène Lupin. Assane bahkan tahu persis cara meretas dan mengakses CCTV publik milik pemerintah.

“Arséne Lupin bukan hanya sebuah buku. Dia adalah warisan Saya. Metode Saya. Jalan Saya. Saya Lupin,” ucap Assane dalam sebuah dialog di Lupin.

Plot campuran dalam serial ini dikemas rapi dan tidak membingungkan penonton. Justru menjadi pendekatan yang tepat untuk memahami setiap karakter dalam cerita. Bahkan, penonton akan terhibur pada setiap perubahan karakter di masa lampau dengan masa kini. 

Episode pertama dibuka saat Assane sudah dewasa dan bekerja di Museum Louvre sebagai petugas kebersihan. Di sana lah ia melihat kalung Marie Antoniette yang dulu menjadi objek tuduhan sang ayah. Ia kemudian berniat mencurinya untuk mengungkap kebenaran. 

Kemudian, plot mundur ke masa saat Assane masih berusia 14 tahun dan sedang menghabiskan waktu bersama ayahnya. Alur campuran yang penuh kejutan itu dipertahankan oleh penulis hingga akhir cerita.

Alur Lupin ini dapat diibaratkan seperti sebuah wawancara. Ketika suatu peristiwa terjadi di masa depan dan penonton bertanya-tanya penyebabnya, penonton akan langsung diantarkan ke masa lalu untuk diperlihatkan asal mula terjadinya peristiwa itu sebagai sebuah jawaban.

Nah, meskipun Assane digambarkan sebagai sosok kriminal, ia sebenarnya memiliki sifat rendah hati. Bahkan penyayang. Hal ini dibuktikan dengan hubungannya dengan mantan istri dan anak tunggalnya. 

Hebatnya lagi, Opening Sequences dari Lupin juga tidak bertele-tele. Penonton akan langsung di bawa untuk masuk dalam konflik cerita. Di sisi lain, keindahan Kota Paris juga tidak lupa disajikan oleh penulis melalui lanskap Museum Louvre dan tampilan lukisan Mona Lisa karya Da Vinci.

Dalam lima episode itu, Assane telah membongkar sedikit demi sedikit batu yang menutupi kebenaran cerita ayahnya. Namun, tetap saja akhir dari cerita Lupin belum bisa ditebak secara tuntas. Akan ada lagi perjalanan Lupin di part kedua musim depan. Dan Netflix telah mengonfirmasi hal tersebut.

Omar Sy beradu akting dengan Ludivine Sagnier sebagai Claire, Clotilde Hesme sebagai Juliette Pellegrini, Nicole Garcia sebagai Anne Pellegrini, dan Hervé Pierre sebagai Hubert Pellegrini. Serial ini diperkirakan akan mecatatkan jumlah penonton lebih banyak dari The Queen’s Gambit pada hari ke-28 penayangannya. (*)

 

Related Articles
Entertainment
Netflix Uji Coba Sleep Timer, Cocok Buat yang Suka Binge Watching di Malam Hari

Entertainment
'Bridgerton' Season 2 Tambah Empat Pemain Anyar

Entertainment
Syuting ‘Bridgerton’ Bikin Stres, Simone Ashley Dapat Dukungan Phoebe Dynevor