Entertainment

Selena Gomez Protes Keras Petinggi Media Sosial, Demi Lawan Kebencian dan Hoax

Kezia Kevina Harmoko

Posted on January 19th 2021


(Tibrina Hobson/Getty Images)

Selena Gomez menggunakan pengaruhnya sebagai artis besar untuk protes ke para petinggi media sosial. Penyanyi kelahiran 28 tahun lalu tersebut menyebut sederet media sosial kurang tegas melawan misinformasi dan ujaran kebencian yang semakin banyak tersebar.

Di hari Minggu (17/1) lalu, pelantun De Una Vez ini me-retweet sebuah video dari Center for Countering Digital Hate yang menunjukkan bukti bahwa YouTube memberikan ruang untuk para penyebar berita menyesatkan untuk mendapatkan donasi melalui livestream.

Fitur donasi tersebut bernama Superchat dan YouTube menerima bagian sebesar 30 persen dari donasi yang diterima. Di video yang dibagikan itu, terdapat sebuah cuplikan siaran langsung yang menyebarkan kepercayaan ekstremisme dengan menuduh kelompok antifa sebagai dalang kerusuhan dan membahas tentang perang sipil. Ini berarti YouTube menerima tetap membiarkan penyebaran informasi sesat dan mengambil keuntungan dari sana.

"Aku menyukai @YouTube dan mengunggah video musikku di sana. Mengapa ini bisa terjadi?" ujar Selena di twitnya itu. "Aku tidak ingin penggemarku atau siapapun mendanai kebencian atau kekerasan."

Pemilik album Rare tersebut juga langung mentag para pemilik perusahaan Facebook, Instagram, Twitter, dan Google yaitu Mark Zuckerberg, Sheryl Sandberg, Jack Dorsey, Sundar Pichai, dan Susan Wojcicki pada Kamis (7/1) lalu.

Ia menyebut mereka semua gagal menghalau kebencian yang beredar di platform tersebut, sehingga menghasilkan tindakan penyerbuan oleh pendukung Donald Trump yang terjadi di Capitol AS. Beberapa hari setelahnya, sederet perusahaan teknologi memblokir Trump dari platform mereka. Sebut saja Twitter, Instagram, Facebook, dan masih banyak lagi.

Sebelumnya di September 2020 lalu, pelantun Lose You To Love Me ini sudah men-DM CEO dan COO Facebook untuk meminta mereka segera mengambil tindakan untuk memberantas ujaran kebencian.

Melalui sebuah wawancara yang dilakukan Apple Music, Selena menjelaskan kenapa ia berani terang-terangan protes pada petinggi perusahaan tersebut. ”Aku tidak takut protes pada Mark Zuckerberg atau mengungkapkan apa yang ingin aku ungkapkan, karena aku nggak tahan lagi sama apa yang kulihat,“ ujarnya.

"Aku gak bisa bungkam mengetahui ada grup daring untuk neo-Nazi, grup penyebar kebencian, misinformasi tentang pemilu AS, dan informasi sesat tentang pandemi. Media sosial seharusnya jadi tempat berbagi kehidupan yang positif, bukan untuk membenci atau menyakiti orang lain."

Nah, sangat penting untuk tetap menyaring semua informasi yang kita temui di media sosial. Jangan mudah membagikan sesuatu kalau kita paham banget. Selalu periksa kebenaran melalui sumber tepercaya! (*)

Related Articles
Entertainment
Muak Dengan Penyebaran Hoax dan Rasisme, Selena Gomez DM Petinggi Facebook

Tech
CEO Google, Facebook, dan Twitter Bakal Dipanggil ke Kongres AS, Ada Apa?

Current Issues
Katy Perry Hingga Leonardo DiCaprio Stop Main Instagram, Ini Alasannya