Hobi

Persebaya Mabar PUBG: Trengginas, Golden Fire Raih 2 WWCD

Dika Afandi N

Posted on January 16th 2021

PERSEBAYA Mabar PUBG Mobile telah menyelesaikan babak kualifikasi Sabtu malam (16/1). Empat grup dengan total 70 tim telah bertanding. Seluruh tim dari setiap grup telah menampilkan performa terbaik mereka demi lolos ke grand final. Dua tim bintang Persebaya, Irfan Jaya dan Ernando, telah menanti para tim yang melaju ke grand final.

Jalannya match pertama di grup A berlangsung sangat seru. Di early game, di map Erangel, SYNDICATEIND bertemu dengan tim R7. Mereka turun di compound yang sama. Demi menghindari close combat, SYNDICATEIND memilih mundur untuk mengamankan placement poin. Banyak tim yang memilih bertarung di last circle demi mengamankan poin untuk lolos ke grand final.

Hasilnya, ketika circle 5 berjalan, pertempuran seru tak terhindarkan. Tim R7 yang diuntungkan dari segi kuantitas pemain akhirnya berhasil mendapatkan winner winner chicken dinner (WWCD). Hal itu mereka raih setelah berhasil mengeliminasi Golden Fire yang hanya menyisakan satu pemain dengan mengoleksi total 13 kill.

Ketika match kedua berjalan di map Miramar, pertarungan juga tak kalah menarik. Apalagi, banyak tim yang memilih menahan sakitnya blue zone demi menghindari tabrakan dengan tim lain. Panasnya map Miramar di mid game membuat pertempuran tak terhindarkan. Close combat terjadi di high ground yang ada di salah satu kota di Miramar.

Tim Golden Fire berhasil meratakan tim Doa Mami Papi yang kalah karena posisi terlalu open field. Golden Fire pun tak butuh lama untuk meraih WWCD kali kedua setelah berhasil mengalahkan tim PRS dengan mengoleksi 15 kill. Golden Fire dipastikan lolos ke grand final sebagai perwakilan grup A, ditemani Ecca Syndrom, Doa Mami Papi, tim PRS, dan FRIENDSPARTY.

Sementara itu, di grup B, match pertama juga menyajikan pertempuran seru. Saat late game hanya tersisa tiga tim, yakni Deensquad, Golden Fire Mix Max, dan AEGIS ADS. Golden Fire Mix Max yang hanya menyisakan satu player tampil sangat trengginas. Hanya dengan satu player, mereka berhasil mengalahkan Deen Squad dan AEGIS ADS. Tim itu pun berhak mendapatkan WWCD dengan total 24 kill.

Match kedua grup B berlangsung di map Miramar. Seluruh tim masih tampil barbar. Kota Impala menjadi tempat pertumpahan darah. Ketika memasuki late game, banyak sekali tim yang telah pincang karena terculik oleh tim lain. Di pertempuran itu, penampilan tim AEGIS ADS serasa kesetanan. Berkat penampilan cemerlangnya di match kedua, AEGIS ADS berhak mendapatkan WWCD dengan total 12 kill.

Sementara itu, grup C menjadi penutup pada babak kualifikasi kali ini. Match pertama di map Erangel berjalan agak pasif di-early game. Setiap tim hanya melakukan scouting. Di late game hanya tersisa tiga tim, yaitu AUGRONE Esports, ZOA E-sports, dan satu wakil dari Makassar, yakni Laskar Phinisi Makassar. Permainan gemilang tim asal Sulawesi tersebut membawa mereka meraih WWCD dengan total kill 9.

Map Miramar kali ini menjadi penutup di game terakhir. Hampir seluruh tim bermain sangat barbar. Zona terakhir yang mengarah ke Kota Monte Nuovo membuat sejumlah tim mengalami kesulitan. Minimnya pepohonan memaksa para pemain melakukan set up smoke. Praktis semua tim hanya bisa berlindung di gundukan. NWNC E-sport yang unggul jumlah pemain berhasil mendapatkan WWCD dengan mudah dari Swads Esport, dengan mengoleksi 4 kill.

Total tim yang lolos ke grand final ada 21. Yakni Doa Mami Papi, Ecca Syndrom, PRS, Friends Party, Golden Fire, Aegis Ads, Golden Fire Mix Max, Playerkillers, Joe, Deensquad, Laskar Phinisi Makassar, Semut Red Line, NWNC E-sport, Enormous Cerberus, Swads Esport, Unfaedah Reborn, Naughty Force, Rascal Savior, Nightmare, OXF Esport dan Collabs2Days.(*)

Related Articles
Hobi
Aegis Ads Juarai Persebaya Mabar PUBG Mobile

Esports
Deen Squad Juarai Persebaya Mabar PUBG Season 2

Esports
Persebaya Mabar PUBG: Tim CNW Sabet Semua WWCD