Current Issues

Sebelum Suntik Vaksin, Lakukan Dua Hal Ini Agar Respon Imun yang Muncul Maksimal

Dwiwa

Posted on January 16th 2021

Keluarnya ijin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin Sinovac membuat vaksinasi massal untuk Covid-19 mulai dilakukan di Indonesia. Tepatnya sejak 14 Januari kemarin. Pada tahap pertama, tenaga kesehatan menjadi prioritas vaksinasi. Kemudian diikuti masyarakat umum hingga total 182 juta orang Indonesia divaksin.

Nah, jika nama kalian nantinya masuk ke dalam golongan prioritas mendapatkan vaksin Covid-19, ada sejumlah persiapan loh yang bisa dilakukan agar vaksin bisa bekerja lebih maksimal.

Dilansir dari Bestlife, sebuah penelitian yang akan diterbitkan di Perspectives on Psychological Science mengungkap jika ada dua aktivitas yang dapat meningkatkan respon imun. Dua aktivitas itu adalah tidur dan olahraga.

"Ada kemungkinan untuk melakukan beberapa hal sederhana untuk memaksimalkan keefektifan awal vaksin," jelas Janize Kecolt-Glaser, penulis senior makalah dan direktur Institute for Behavioral Medicine Research di Ohio State University.

Mereka merekomendasikan bahwa siapapun yang akan disuntik vaksin harus memastikan untuk cukup tidur pada malam hari sebelum disuntik. Selain itu juga harus melakukan olahraga cukup dalam periode 24 jam sebelumnya.

"Kebiasaan tidur nyenyak telah dikaitkan dengan generasi yang sukses merespon vaksin lain, termasuk influenza, serta Hepatitis A dan B," jelas Spencer Kroll MD, PhD, spesialis penyakit dalam bersertifikat dan direktur Northeast Lipid Association.

Kroll menambahkan, kurang tidur berkaitan dengan fluktuasi dalam proses kekebalan yang penting untuk menghasilkan antibodi. Kurang tidur dapat menyebabkan fluktuasi tidak sehat dalam jumlah sel tertentu yang dibutuhkan untuk menghasilkan produksi antibodi.

Hal yang sama juga berlaku dengan olahraga. Menjadi lebih aktif menjelang disuntik vaksin Covid dapat membantu meningkatkan kekebalan setelah vaksinasi.

"Kembali ke gaya hidup sehat yang diisi dengan olahraga, pemilihan makanan lebih baik, dan cukup tidur akan membantu pasienĀ  menghasilkan respon imun yang lebih kuat. Entah untuk melawan kemungkinan infeksi Covid-19 maupun menghasilkan respon imun pelindung yang sehat terhadap vaksinasi," jelas Kroll.

Di dalam penelitian yang sama, para peneliti juga mengungkapkan jika depresi dan stres dapat menumpulkan respon kekebalan seseorang. Bahkan berpotensi membuat umur kekebalan seseorang lebih pendek.

Nah, jadi ingat ya untuk tidur dan olahraga cukup saat sudah mendapat jadwal vaksin. Tetapi jangan lupa, divaksin maupun belum, protokol kesehatan 3M -memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun- harus selalu diterapkan. Ini bukan semata-mata mencegah kita tertular Covid-19, tetapi juga menyelamatkan nyawa orang-orang yang rentan sakit parah bahkan meninggal dunia.(*)

Related Articles
Current Issues
Kapan Kita Tak Perlu Pakai Masker Saat di Luar Rumah?

Current Issues
Lakukan Hal Ini Saat di Luar Ruangan Agar Tidak Terkena Varian Delta

Current Issues
Antisipasi Klaster Sekolah, Yuk Ingat Kembali Persiapan Saat PTM