Tech

Masalah Privasi WhatsApp Mulai Mendapat Tantangan Hukum di India

Dwiwa

Posted on January 15th 2021

 

Para pengguna WhatsApp di seluruh dunia dibuat kesal dengan kebijakan privasi yang memungkinkan data pengguna, termasuk nomor ponsel dan lokasi diteruskan kepada Facebook. Pasalnya, dalam pembaruan kebijakan ini pengguna harus setuju atau terpaksa harus menghapus akun WhatsApp mereka.

Banyak pengguna, termasuk para pengusaha ternama dunia menyarankan untuk meninggalkan plarform ini dan berganti ke aplikasi perpesanan lain seperti Signal dan Telegram. Bahkan di India, kebijakan ini mulai mulai mendapat tantangan hukum.

Dilansir dari Aljazeraa, WhatsApp saat ini tengah berjuang melawan ketidakpercayaan global akibat pembaruan kebijakan mereka dan reaksi tersebut berisiko untuk menggagalkan ambisi mereka di pasar terbesarnya, India.

Memang masih belum ada uninstal massal di negara yang 400 juta penduduknya menjadi pengguna WhatsApp tersebut, tetapi pengguna yang khawatir soal privasi semakin banyak yang mengunduh aplikasi saingan seperti Signal dan Telegram, menurut hasil sebuah penelitian.

Kebijakan privasi baru WhatsApp juga telah memaksa perusahaan menggelontorkan dana puluhan juta rupee untuk membuat iklan guna mensosialiasikan pembaruan ini di India. “Menghormati privasi Anda dikodekan ke dalam DNA kami,” tulis WhatsApp di salah satu pengumuman surat kabar.

Dikatakan bahwa pembaruan kebijakan privasinya tidak mempengaruhi privasi pesan dengan teman dan keluarga dengan cara apapun. WhatsApp juga mengatakan perubahan kebijakan privasi hanya terkait interaksi pengguna dengan bisnis.

Selain itu, dilansir dari Reuters, platform perpesanan milik Facebook ini juga mendapat tantangan hukum akibat petisi yang diajukan ke pengadilan di India pada Kamis (14/1). Petisi itu menyatakan bahwa kebijakan baru WhatsApp mengancam privasi pengguna.

“Ini secara virtual memberikan profil 360 derajat ke dalam aktivitas online seseorang,” jelas pengacara Chaitanya Rohilla soal petisi terkait kebijakan baru WhatsApp yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Delhi.

Dalam petisi itu disebutkan jika WhatsApp telah mengancam keamanan nasional dengan membagikan, mentransmisikan dan menyimpan data di negara lain dengan informasi yang diatur undang-undang negara lain. WhatsApp sendiri masih belum memberikan respon kepada Reuters saat dikonfirmasi soal hal ini.

Semenjak pemberitahuan pembaruan ini mulai muncul di WhatsApp, unduhan Signal telah melonjak tajam dan menjadi aplikasi perpesanan alternatif. Ini merupakan aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di India pada Apple iOS dan Google Android, menurut perusahaan riset internet Top10VPN.

Pengunduhan Signal di India melonjak menjadi 7.100.000 antara 5 Januari dan 12 Januari, dari sekitar 15 ribu sehari sebelumnya, menurut perusahaan analitik Sensor Tower. Sementara unduhan telegram naik 40 persen sedangkan WhatsApp turun 30 persen dalam periode tersebut. (*)

 

Related Articles
Tech
Gara-Gara WhatsApp “Berulah”, Signal dan Telegram Kebanjiran Pengguna Baru

Tech
Mau Pindah WhatsApp ke Telegram? Begini Cara Impor Riwayat Chat-mu

Tech
#UninstallWhatsApp Masuk Trending Topic, Ini Loh Cara Hapus Akun Permanen