Korea

Jurnalis KPop Ini Beberkan Rahasia Interview Idol, Sudah Diatur Sama Agensi?

Delima Pangaribuan

Posted on January 13th 2021

(Twitter)

Kehadiran idol dalam sebuah acara talk show merupakan salah satu momen promosi yang paling jitu. Di sinilah penggemar bisa mendengar lebih banyak cerita dari para member, mulai soal lagu atau album yang mereka promosikan sampai kegiatan sehari-hari yang lagi digandrungi idol saat itu.

Namun, bicara soal interview, kayaknya jarang banget ada pertanyaan yang "berat" atau sensitif ditujukan ke para idol. Beda sama wawancara sekelas Mata Najwa yang pasti pertanyaannya mengejar ke hal-hal paling sensitif sekalipun. Jarang kita menemui pertanyaan-pertanyaan sulit dan rata-rata pertanyaannya aman. Standar.

Hal ini dibenarkan sama seorang jurnalis khusus KPop asal Amerika Serikat, Jeff Benjamin. Popularitas Jeff mungkin gak kalah sama idol itu sendiri ya, karena dia paling sering nampang sebagai pembawa berita di bidang KPop di AS. Jeff pun membeberkan kalau memang pertanyaan untuk idol di interview cenderung aman dan soft karena memang sudah diatur sama agensi.

Menurut Jeff, sebenarnya ini terjadi di semua industri. Pastinya dalam rangka promosi, artis dan agensi pengen banget dikulik yang positif-positif aja. Bukan isu atau skandal yang berpotensi mencoreng nama mereka. Masalahnya, menurut Jeff lagi, sesuatu yang sebenarnya 'biasa aja' untuk artis lain bisa jadi merupakan pertanyaan yang 'supersensitif' dalam dunia KPop.

Contohnya saja, pacaran.

"Tapi sejujurnya, aku berusaha tidak bermain aman seperti itu dan berusaha menyisipkan satu-dua pertanyaan (yang agak sensitif) dengan cara-cara lain yang lebih bisa diterima," jelas Jeff.

Demi menjaga image artis pun, idol biasanya didampingi sama manager yang berjaga di belakang kamera. Mereka memberi instruksi idol harus ngomong apa, menjawab bagaimana kalau ada pertanyaan, dan bahkan tindak-tanduk fisik.

Jeff mengungkapkan kalau gak sedikit hasil syuting terpaksa mereka 'potong' karena katanya bukan momen bagus di kamera dan agensi meminta media untuk tidak menayangkannya.

Tapi kalau berdasarkan pengalaman Jeff sendiri, manager dan agensi biasanya cuma meminta pemotongan tayangan di bagian-bagian yang aman, misalnya waktu para member lama terdiam karena mendengarkan penerjemah. Atau, kalau menurut istilah sana, long pause.

"Kadang sesuatu kayak, misalnya, member itu kelihatan ragu-ragu menjawab. Mereka minta supaya tidak memasukkan bagian si artis ngomong "eemmm" yang tentu saja kami setuju karena siapa yang mau nonton orang ngomong "em" selama sepuluh detik?" katanya.

Media di AS juga biasanya dapat pesan dari agensi untuk gak bertanya sesuatu yang gak nyambung dan terlalu remeh-temeh. Misalnya apa yang para idol sukai dari Los Angeles atau LA. Karena itu gak sesuai saja sama apa yang mau mereka promosikan. (*)

Related Articles
Korea
Nama Panggung Idol Paling Unik Menurut Fans, Ada Bias Kalian?

Korea
Selamat, Para Idol 02-Liners Ini Lulus dari SMA Hanlim

Korea
Idol dan Agensi Kecil Ini Cerita Susahnya Industri KPop Gara-gara Pandemi