Current Issues

Project Hazel, Masker N95 Canggih Bisa Keluarkan Suara dan Berlampu

Dwiwa

Posted on January 13th 2021

(Razer)

Dahlan Iskan dalam tulisannya soal ia terpapar Covid-19 mengatakan, penyakit baru bisa melahirkan bisnis baru. Dan inilah yang terjadi pada Razer Inc. Perusahaan teknologi itu membuat masker N95 yang bisa digunakan berulang atau reusable. N95 karya Razer itu disebut Project Hazel.

Dilansir dari The Verge, Razer mengklaim jika masker buatan mereka ini merupakan yang paling cerdas di dunia. Itu merupakan desain konsep dengan cangkang luar mengkilat yang dibuat dari plastik daur ulang. Tahan air dan anti gores.

Cangkang ini transparan sehingga memungkinkan orang untuk membaca bibir dan melihat isyarat wajah ketika kita berbicara dengan orang lain. Saat ini harga dan kapan masker ini akan dirilis masih belum disebutkan.

Sayangnya, masker yang dibuat oleh Razer ini masih belum mengantongi persetujuan dari pihak terkait di Amerika Serikat. Mulai dari Food and Drug Administration (FDA), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), atau Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Mungkin mereka tengah mengurus izin itu sehingga belum menyebutkan tanggal rilis dan harga produknya.

Razer mengatakan kepada The Verge jika pihaknya bekerja sama dengan tim ahli medis dan ilmuwan untuk dapat mengembangkan masker tersebut. Fitur utama dari masker ini terletak pada dua zona melingkar yang ada di sekitar mulut.

Menurut mereka bagian itu digunakan untuk ventilasi yang memberikan tampilan masker seperti masker gas futuristik. Razer mengklaim Project Hazel akan menggunakan ventilator tipe cakram aktif. Sehingga bisa menyaring udara yang dihirup, lalu mengeluarkan CO2 yang dihembuskan.

Perusahaan tersebut menambahkan, mereka akan disertifikasi untuk menyaring 95 persen partikel airborne. Termasuk virus penyebab Covid-19 dan patogen umum lainnya.

Ventilator ini bisa dilepas dan diisi ulang. Menurut salah satu juru bicara Razer, umur ventilator masih diuji dan ketika penyaring perlu diganti. Razer membayangkan penggunanya nanti bisa mendapat notifkasi kapan menggantinya melalui aplikasi smartphone.

Mikrofon dan amplifier yang tertanam di ventilator akan memproyeksikan suara melalui masker. Jadi tidak perlu khawatir suara kita tidak terdengar ketika menggunakan masker.

Razer menyebut mereka bekerja sama dengan teknisi suara THX. Hal itu dilakukan untuk menemukan keseimbangan dalam hal seberapa keras seharusnya pengeras suara bisa diterapkan di masker dengan tujuan aksesibilitas.

Meski dibekali sejumlah teknologi, tetapi Razer menjamin ini nyaman digunakan. Sebab masker ini dilengkapi segel di sekitar hidung dan dagu. Di mana segel tersebut memiliki pelindung silikon. Masker ini juga menggunakan cantolan telinga yang dapat disesuaikan. Sehingga bisa digunakan untuk banyak orang tanpa merasakan sakit. Kekurangan masker ini mungkin pada bobotnya sedikit lebih berat dari masker biasa.

Nah, yang bikin masker ini lebih keren, sudah ada dukungan LED Chroma RGB yang dipasang. Setiap cincin pertemuan-pertemuan respirator dapat bersinar dengan warna pilihan kalian. Saat hari gelap, sekumpulan LED aktif secara otomatis menyinari mulut sehingga orang masih bisa melihat gerak mulut saat berbicara.

Dalam bayangan Razer, masker Project Hazel akan hadir dengan wadah pengisi daya besar yang dapat mensterilkan masker dengan sinar UV saat tidak digunakan. Meskipun untuk teknologi wadah masker ini masih dalam tahap konsep. Bagaimana kalian tertarik memilikinya? Tapi jangan lupa meskipun pakai masker bagus, tetap harus rajin cuci tangan dan jaga jarak ya.(*)

Related Articles
Current Issues
Ternyata Cewek Lebih Patuh Protokol Covid-19 Daripada Cowok

Current Issues
Begini Efeknya Kalau Kalian Pakai Maskernya Gak Bener...

Current Issues
Hindari Masker Ini Karena Perlindungannya Tak Cukup Baik