Tech

GM Perkenalkan Desain Cadillac Halo, Tawarkan Kenyamanan Masa Depan

Ahmad Redho Nugraha

Posted on January 13th 2021

Event CES (Consumer Electonics Show) 2021 yang digelar secara virtual sejak Senin (11/1) lalu menjadi ajang pamer bagi banyak perusahaan teknologi dunia, termasuk perusahaan otomotif General Motors (GM).

Selasa (10/1) lalu menjadi kesempatan bagi GM dan kepala bagian desainnya, Michael Simcoe untuk menunjukkan desain portofolio Cadillac Halo, yang meliputi sebuah mobil pod car otomatis dan kendaraaan eVTOL (electric vertical take off and landing) alias mobil terbang.

Mobil Cadillac Halo merupakan pod car dengan desain futuristik unik yang menyerupai kapsul. Mobil ini memiliki beberapa desain khas, meliputi lampu belakang yang ramping dan bersinar dari bawah ke atas seperti mobil Escalade. Sementara di bagian depan, merk Cadillac terukir dengan desain metalik yang eksklusif.

Dalam presentasinya, Simcoe mendeskripsikan mobil otomatis Cadillac Halo sebagai ruang sosial bagi teman dan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama dalam melakukan perjalanan. Desain pod car ini memang tidak biasa karena kokpitnya lebih seperti living space, bahkan tidak terdapat setir maupun pedal.

Selain itu, mobil otomatis ini juga dilengkapi atap kaca dan sensor biometrik yang berfungsi membaca tanda-tanda vital para penumpangnya, sehingga sistem mobil dapat secara otomatis menyesuaikan temperatur, penerangan, volume suara dan bahkan aroma di dalam kokpit. 

Dari segi transmisi, Simcoe juga menawarkan alternatif teknologi lain, seperti kontrol suara dan dan gesture recognition.

Di sisi lain, konsep VTOL Cadillac Halo tampak seperti versi futuristik dari prototipe taksi udara yang saat ini tengah dikembangkan di Korea Selatan. Simcoe menyebut desain kendaraan udara satu bangku ini sebagai terobosan menuju mobilitas udara, meski GM tidak secara terang menyebutkan apakah mereka akan benar-benar mengembangkan desain ini untuk tujuan komersial atau tidak.

Menurut Simcor, Cadillac eVTOL akan menggunakan motor listrik bertenaga 90kWh untuk tenaga 4 baling-balingnya. Kapasitas baterai tersebut diketahui lebih kecil dari yang digunakan oleh perusahaan lain pengembang eVTOL, seperti Lilium yang menggunakan motor bertenaga 320kWh untuk mentenagai jet berkapasitas 5 orang..

Meski menarik perhatian publik, Cadillac Halo tidak benar-benar akan dieksekusi menjadi produk nyata dalam waktu dekat, bahkan mungkin saja tidak akan pernah dijadikan produk komersial, karena Cadillac Halo hanyalah demonstrasi Cadillac dan GM dalam memperlihatkan daya kreasi mereka di bidang otomotif dan teknologi.

GM dan Cadillac sendiri sudah memiliki dua desain kendaraan listrik sedan yang akan mereka rilis dalam waktu dekat: Lyriq dan Celestiq. (*)

Related Articles
Tech
General Motors akan Produksi 'Lyriq', Mobil Cadillac Bertenaga Listrik

Tech
Sony Bocorkan Video Mobil Sedan Mereka, Vision-S

Tech
Lewat Update Firmware-nya, Tesla Bawa "Hadiah Natal" Suara Kentut