Current Issues

Pasca Blokir Akun Donald Trump, Twitter Rugi Hingga 50 Miliar Dollar!

Ahmad Redho Nugraha

Posted on January 12th 2021

Kerusuhan di Gedung Putih Washington berdampak terhadap banyak hal. Perusahaan media sosial seperti Twitter dan Facebook mengambil langkah tegas untuk meredam keributan di media sosial, salah satunya adalah dengan cara memblokir akun atau status yang berkaitan dengan kerusuhan, termasuk akun Twitter Donald Trump sendiri.

Namun, langkah tersebut bukannya tidak lepas dari konsekuensi. Pasca memblokir akun Donald Trump secara permanen pada Jumat (8/1), Twitter mengalami penurunan harga saham hingga sebesar 12%. Terhitung pada Senin (11/1) lalu, Twitter kehilangan hingga USD 5 miliar (Rp.70,9 triliun) nilai pasarnya akibat harga sahamnya yang anjlok.

Akun Donald Trump diblokir permanen setelah Trump mengompori 88 juta pengikutnya di Twitter dengan teori konspirasi penipuan dan pencurian suara dalam Pemilu di negara bagian Georgia, Amerika Serikat. Tweet tersebut diduga memicu ribuan pendukungnya untuk mengepung Gedung Putih.

"Setelah pengamatan mendetil tentang tweet-tweet yang dibuat akun @realDonaldTrump beserta segala konteksnya, kami menghapus akun tersebut secara permanen dikarenakan risiko peningkatan tindak kekerasan yang terjadi karenanya," tulis Twitter.

Langkah memblokir akun Donald Trump telah terlebih dahulu diambil oleh Facebook, setidaknya di sepanjang sisa masa kepemimpinan Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

Mark Zuckerberg berkeras mempertahankan sikap Facebook karena dia menduga Trump telah telah mengganggu masa transisi kepemimpinan yang seharusnya berjalan damai, serta berpotensi mendorong terjadinya lebih banyak kekerasan.

Harga saham Twitter diduga anjlok karena para investor takut minat publik terhadap platform media sosial itu akan berkurang setelah pemblokiran akun Donald Trump. Investor menilai akan ada sekelompok pendukung Trump yang menganggap jika pemblokiran tersebut bersifat politis, kemudian berujung kepada pemblokiran Twitter. (*)

Related Articles
Tech
Lawan Penyebaran Misinformasi, Twitter Luncurkan Fitur Birdwatch

Current Issues
Belum Satu Bulan Diluncurkan, Blog Donald Trump Ditutup

Current Issues
Donald Trump Beri Selamat Kepada Nigeria Karena Berani Blokir Twitter