Tech

Siap Saingi Apple dan Tesla, Baidu dan Geely Kolaborasi Luncurkan Mobil Listrik

Jingga Irawan

Posted on January 11th 2021

Raksasa teknologi Tiongkok, Baidu mengumumkan berkolaborasi dengan perusahaan mobil Geely Automobile untuk membuat kendaraan listrik (EV). Secara garis besar, kedua perusahaan itu akan berbagai tugas. Baidu mengatur 'kemampuan program smart driving-nya. Sedangkan, Geely memberikan sentuhan keahlian desain dan manufaktur.

Direktur Eksekutif Baidu Robin Li mengatakan, pihaknya percaya penggabungan keahlian kedua perusahaan ini akan melahirkan sebuah kendaraan manusia untuk masa depan. "Baidu punya keahlian dalam membuat otomatisasi. Dan Geely sebagai produsen mobil dan EV terkemuka. Kemitraan baru ini akan membuka jalan bagi kendaraan manusia di masa depan,” kata Robin Li, seperti dikutip dari BBC, Senin (11/1).

Selama ini Baidu telah mendirikan unit penggerak otonom Apollo pada 2017. Unit ini telah memasok teknologi yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI), dan bekerja sama dengan pembuat mobil Tiongkok seperti Geely. Tak hanya itu, perangkat tersebut juga dipakai pabrikan di luar Tiongkok seperti Volkswagen AG, Toyota Motor Corp, dan Ford Motor Co.

Sementara, Geely adalah salah satu pembuat mobil terbesar di Tiongkok. Perusahaan ini juga sudah go internasional dengan memiliki saham di AB Volvo dan Daimler -perusahaan induk Mercedes-Benz.

Nantinya, Baidu dan Geely tak hanya bersaing dengan Tesla milik Elon Musk, tetapi juga dengan beberapa perusahaan lain. Salah satunya Apple yang saat ini dikabarkan akan bekerjasama dengan Hyundai.

Tencent, Amazon, dan Alphabet semuanya juga telah mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan mobil atau berinvestasi dalam perusahaan rintisan mobil pintar dalam beberapa tahun terakhir. Disusul perusahaan e-commerce, Alibaba, yang juga telah membentuk usaha kerjasama pembuatan EV dengan pesaing Geely, yakni SAIC.

Tiongkok Pasar Utama Dunia untuk Kendaraan Listik

Menurut Badan Energi Internasional, sebanyak 7,2 juta mobil listrik digunakan secara global pada 2019. Sebesar 47 persen di antaranya berada di Tiongkok. Penyedia data S&P Platts memperkirakan bahwa sebesar 20 persen penjualan mobil baru di Tiongkok merupakan kendaraan energi terbarukan, yang puncaknya diprediksi akan terjadi di 2025.(*)

Baca juga: Kerjasama Pembuatan Mobil Listrik Apple-Hyundai Kabarnya Dimulai Maret 2021

Related Articles
Tech
Raksasa Teknologi Baidu dan Geely Investasikan USD 7,7 Miliar untuk Smart EV

Tech
Blackberry-Baidu Kolaborasi Bikin Software Mobil Otonom

Tech
Tesla: Data Pengguna Tiongkok Ada di Data Center Shanghai