Tech

Coba Penerbangan Luar Angkasa Komersil, Axiom Terbangkan Tom Cruise ke ISS NASA

Ahmad Redho Nugraha

Posted on January 9th 2021

Perjalanan luar angkasa belakangan ini tidak menjadi hal yang eksklusif lagi. Sebab, kini ada banyak perusahaan swasta di bidang kedirgantaraan yang menjajal sektor ini.

Salah satu perusahaan yang serius mengerjakan bidang ini adalah Axiom Space. Seorang pensiunan astronot, Michael Lopez-Alegria kini menjadi wakil presiden pengembangan bisnis di perusahaan tersebut. Lopez-Alegria akan mengemban amanah sebagai komandan dalam Ax-1, misi penerbangan luar angkasa yang direncanakan akan berlangsung pada Oktober mendatang.

Lopez-Alegria akan memanfaatkan kapsul luar angkasa Crew Dragon dan Falcon 9 buatan SpaceX (perusahaan Elon Musk) untuk melakukan misinya tersebut. Ia akan terbang bersama beberapa kru, di antaranya: Eytan Stibbe (mantan penerbang jet tempur Israel), Tom Cruise (bintang film), dan Doug Liman (sutradara film).

Tom Cruise dan Doug Liman memiliki side quest yang hendak mereka selesaikan di luar angkasa, yaitu melakukan shooting pengambilan footage langsung selama mereka berada di International Space Station (ISS) milik NASA. Tempat mereka akan mendarat dan bermukim selama seminggu.

"Ketiga orang ini seperti orang-orang yang layak terpilih dalam tes menjadi astronot. Mereka  cocok untuk misi ini," kata Lopez-Alegria. Meskipun statusnya selebriti, namun Lopez-Alegria tak akan lunak pada ketiga calon astronot itu. Semua akan ia jalankan seperti masih menjadi astronot NASA.

Sebelumnya pada 2001, seorang pengusaha kaya bernama Dennis Tito menjadi turis luar angkasa pertama yang berhasil terbang ke luar angkasa. Perjalanan itu menggunakan dana pribadinya. Tito berangkat sebagai awak pesawat luar angkasa Soyuz milik Rusia. Ia memilih Rusia karena astronot NASA menolak menerbangkannya hingga berkali-kali.

NASA selama ini beralasan jika mereka tidak berminat menerbangkan astronot yang tidak berkualifikasi. Tito tentu saja frustrasi, tapi ia tidak menyerah dalam mewujudkan mimpinya terbang ke luar angkasa. Langkah Tito tersebut ternyata membuat NASA memikirkan ulang sikap mereka. Sehingga NASA kini lebih terbuka. Salah satu astronot NASA yang memikirkan hal tersebut adalah Lopez-Alegria yang kini telah pensium dari NASA.

"Pengalaman (terbang)-ku dengan seorang astronot pribadi bernama Anousheh Ansari benar-benar mengubah pandanganku. Dan itulah sebabnya aku berminat kepada penerbangan swasta, karena pengalaman itu," Lopez-Alegria mengenang kembali pengalaman luar angkasanya bersama astronot pribadi pada 2006 silam.

Di Axiom, Lopez-Alegria menargetkan penerbangan bersama astronot pribadi hingga beberapa kali dalam setahun. "Tugasku sebagai komandan adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan semua orang, termasuk diriku sendiri, lalu membangun tim terkuatku sendiri menggunakan semua kemampuan tersebut dengan cerdik," demikian terang Lopez-Alegria tentang misi pertamanya.

Lopez-Alegria juga menyatakan jika ia tidak hanya ingin berhasil. Tapi juga melampaui ekspektasi NASA. Sehingga latihan untuk para astronot Axiom pun harus dimulai jauh hari. Setidaknya empat bulan sebelum penerbangan.

"Di satu sisi, aku sangat percaya jika penerbangan ke luar angkasa mampu dilakukan oleh sebagian besar umat manusia. Tidak perlu menjadi Superman, atau Einstein atau da Vinci. Siapapun hanya perlu membuka pikirannya dan bertekad untuk belajar," tutur Lopez-Alegria.(*)

 
Related Articles
Entertainment
Tom Cruise, SpaceX dan NASA akan Buat Film di Luar Angkasa

Tech
Crew Dragon Sukses Daratkan Kembali Bob dan Doug di Bumi

Tech
SpaceX Manfaatkan Menara Penangkap Roket untuk Proyek Roket "Super Heavy"