Current Issues

Hilangnya Jack Ma Sudah Diprediksi Sejak 2015. Ada Apa?

Ahmad Redho Nugraha

Posted on January 5th 2021

Banyak kantor berita internasional yang baru-baru ini memberitakan tentang hilangnya Jack Ma, sosok founder Alibaba dan Ant Group. Pengusaha 56 tahun tersebut dikabarkan sudah tidak terlihat di hadapan publik selama dua bulan terakhir.

Ma sebelumnya memang sempat bikin gara-gara dengan Pemerintah Tiongkok. Pada akhir Desember lalu, pemerintah Tiongkok melakukan investigasi antitrust ke perusahaan e-commerce raksasa Alibaba milik Jack Ma.

Sebelum itu pun, pemerintah Tiongkok pada November sempat mengeluarkan beberapa peraturan publik yang mempersulit Ant Group milik Jack Ma untuk melantai secara perdana di bursa saham.

Semua langkah politik yang diambil pemerintah Tiongkok diduga masih berhubungan dengan kritik yang dilayangkan Ma.

Dalam sebuah konferensi di Shanghai Oktober tahun lalu, Ma dengan frontal menyebut jika kebijakan keuangan global yang dipakai oleh pemerintah Tiongkok sekarang sebagai aturan buatan orang tua. Dia juga menyebut jika meregulasi masa depan tidak bisa dilakukan dengan metode lama yang digunakan kemarin.

Selain dijegal lewat kebijakan pemerintah, Ma juga digantikan dari posisinya sebagai juri sebuah ajang pencarian bakat di Afrika yang dia adakan. Juru bicara Alibaba mengatakan via Business Insider jika Ma tidak bisa menjadi juri untuk babak final yang di-shooting pada November lalu karena jadwal yang terbentur.

"Tidak ada lagi yang bisa kami katakan soal itu," ujar juru bicara tersebut ketika ditanyai soal keberadaan Jack Ma saat ini.

Jack Ma sebelumnya merupakan orang terkaya di Tiongkok dengan total jumlah kekayaan mencapai USD60 miliar (sekitar Rp 835 triliun). Meski demikian, pendapatan bersih Ma berkurang hingga USD12 miliar pada dua bulan terakhir, sejak Tiongkok memberlakukan peraturan yang menghambat usaha di bidang fintech, sehingga di terjatuh ke peringkat orang keempat terkaya di Tiongkok menurut Bloomberg Billionaires Index.

Hilangnya Ma dari hadapan publik sudah diprediksi sejak 2015 silam oleh Guo Wengui, seorang miliarder Tiongkok yang kabur ke luar negeri pada 2014.

Dia mengatakan jika orang seperti Jack Ma kemungkinan akan berakhir dipenjara atau bahkan lebih buruk, mati karena Tiongkok ingin mengambil kembali Ant Group miliknya. Guo Wengui sendiri mencari suaka ke luar negeri karena mengklaim dirinya memegang rahasia terkait korupsi pemerintahan Tiongkok.

Pekan lalu, pemerintah Tiongkok memerintahkan Ant Group yang mengelola Alipay untuk menurunkan skala operasinya karena diduga tidak menaati peraturan pemerintah. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Setelah Tiga Bulan Menghilang, Jack Ma Muncul Dalam Video Singkat

Current Issues
Tiongkok Semakin Tekan Alibaba, Kali Ini Ingin Bongkar Bisnis Media Jack Ma

Current Issues
Tiongkok Keluarkan Uang Digital, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Dunia?