Tech

Di Masa Depan, Hologram Mungkin Akan Gantikan Selebriti saat Konser Live

Dwiwa

Posted on January 4th 2021


(Billy Morrison melakukan performa di samping hologram dirinya. New York Post)

Menghadirkan sosok virtual bintang rock atau penyanyi favorit ke ruang keluarga mungkin terdengar seperti Doraemon sedang mengeluarkan benda ajaib dari kantongnya. Tetapi berkat layanan baru yang canggih, suatu hari mungkin hologram selebriti akan menggantikan cara konvensional dalam menikmati konser live.

“Rasanya ini belum pernah ada sebelumnya,” ujar Dave Nussbaum, pendiri dan CEO PORTL yang berbasis di Los Angeles seperti dilansir dari New York Post. Ia menyebut jika teknologi perusahaannya memungkinkan orang menghadirkan hologram seniman secara real-time hampir di manapun.

Nussbaum mengatakan hal itu dilakukan dengan mesin imersif yang disebut HOLOPORTL, alat seukuran bilik telepon yang dapat ditempatkan di sudut ruangan dan memproyeksikan gambar seukuran seniman ketika mereka tampil di depan kamera.

"Seniman bisa memancarkan pertunjukan di manapun mereka perlukan untuk real-time. Jadi satu orang, satu artis, bintang rock manapun bisa melakukan pertunjukkan di studio rumah dan memancarkannya pertunjukkan secara langsung ke ribuan lokasi pada waktu yang sama dengan kekampuan untuk mendengar, melihat, dan berinteraksi dengan penonton global,” jelas bos PORTL.

Nussbaum sebelumnya menjalankan perusahaan yang memproyeksikan hologram selebriti ke panggung seukuran arena. Namun, dia memulai PORTL pada April 2019 setelah memutuskan jika teknologi ini harus dapat diakses semua orang.

Berbeda dengan hologram selebriti sebelumnya, teknologi ini membuat selebriti seperti benar-benar ada di dalam ruangan.

Teknologi hologram ini juga disebut-sebut mampu membawa kembali performa para ikon yang telah tiada untuk tampil secara anumerta.

Perusahaan lain, termasuk BASE Hologram, telah berusaha membangkitkan orang-orang legendaris seperti Ami Winehouse dan Whitney Houston, dengan hasil reaksi yang beragam.

Bintang rap Kanye West bahkan menghadiahi istrinya Kim Kardashian dengan kunjungan ulang tahun hologram dari mendiang ayahnya, Robert Kardashian, pada November kemarin.

"Memiliki kemampuan mengunduh konten dan menonton jenis realisme, komunikasi satu lawan satu, itu sangat menaarik bagi saya. Tidak peduli seberapa hebatnya tampilan layar datar, tidak akan terlihat seperti itu," ujar Billy Morrison, pengawas PORTL dan gitaris Billy Idol.

Ia mengatakan jika suara yang keluar dari perangkat luar biasa dan terdengar seperti saat dia sedang duduk di sana bermain gitar. Bukan hanya itu, selebriti yang tampil juga bisa mendengar, melihat, dan berinteraksi dengan penonton dari seluruh dunia.

Nussbaum memperkirakan holoportasi dapat menjadi lebih umum karena semakin banyak orang mencari hiburan dan terkoneksi selama lockdown. Ditambah lagi tempat-tempat hiburan bermusik ditutup dampak dari pandemi ini.

"Aku berpikir bahwa kami akan menjual (HOLOPORTL) untuk semua bioskop. Teapi kemudian Covid menyerang dan kami tahu bahwa ini adalah perangkat komunikasi dan bukan hanya tampilan keren,” ujar Nussbaum.

Nussbaum bukan satu-satunya yang ingin terlibat dengan teknologi holografik selama pandemi. Pada Oktober, musisi menggunakan hologram interaktif – berdasarkan ilusi optik era Victoria- untuk menjangkau penggemar dari jauh.(*)

Related Articles
Tech
Makin Canggih, Toilet di Jepang Bakal Punya Tombol Holografik

Current Issues
Hadapi Hoaks Seputar Covid-19, WHO Rilis Aplikasi 'WHO MyHealth'

Tech
Twitter Berlakukan WFH Permanen untuk Karyawannya