Current Issues

Aturan Baru Karantina Covid Bagi Pelancong, Indonesia 5 Hari - Hongkong 21 Hari

Dwiwa

Posted on December 29th 2020

 

Ditemukannya varian Covid-19 baru di Inggris yang disebut lebih menular membuat banyak negara bertindak cepat. Penerbangan asal Inggris dilarang mendarat, orang-orang yang berasal maupun pernah berkunjung ke Inggris juga tidak boleh masuk.

Indonesia pun telah mengambil keputusan untuk menutup sementara penerbangan untuk seluruh warga negara asing (WNA) yang akan ke Indonesia. Penutupan ini dimulai pada 1 hingga 14 Januari 2021 mendatang.

Dilansir dari CNN, untuk WNA yang jadwal kedatangannya pada 28-31 Desember 2020, masih diperbolehkan tetapi harus mematuhi kewajiban untuk mengikuti aturan Satgas Covid-19 yang berlaku untuk libur Natal dan Tahun Baru.

Para WNA ini wajib untuk menyerahkan hasil tes RT-PCR negatif yang berlaku 2x24 jam sebelum keberangkatan saat pemeriksaan kesehatan di bandara ketika tiba di Indonesia. Mereka juga harus melakukan tes RT-PCR lagi dan menjalani karantina selama lima hari sejak waktu kedatangan.

Tidak hanya sampai disitu, usai melakukan karantina lima hari WNA juga harus melakukan tes RT-PCR kembali untuk memastikan tidak ada virus SARS-Cov-2 di tubuh mereka. Jika hasilnya negatif, WNA diperbolehkan untuk melakukan perjalanan di Indonesia.

Untuk warga negara Indonesia yang baru pulang dari luar negeri pun diberlakukan hal yang sama. Mereka juga harus melakukan tes RT-PCR ulang saat tiba di Indonesia, menjalani karantina 5 hari, dan kembali dilakukan tes yang sama usai karantina.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, karantina 5 hari ini diambil setelah berdiskusi dengan pakar terkait pandemi Covid-19. Dia juga mengatakan meski hanya 5 hari, tetapi WNA yang datang wajib menyertakan RT-PCR yang berlaku 2 x 24 jam, melakukan tes RT-PCR ulang saat tiba dan usai karantina.

Lama karantina yang diberlakukan oleh Indonesia ini jauh lebih pendek dibanding beberapa negara lainnya. Sebagian negara mewajibkan untuk para pelancong yang datang ke wilayah mereka melakukan karantina 14 hari.

Bahkan di Hongkong dan Tiongkok, varian baru virus SARS-Cov-2 ini membuat kewajiban karantina berubah menjadi 21 hari. Di Hongkong, semua pelancong selain Tiongkok yang datang ke wilayah tersebut wajib melakukan karantina selama 21 hari untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sedangkan yang berasal dari Tiongkok, Taiwan, dan Macau bisa melakukan karantina selama 14 hari. Orang-orang yang pernah berkunjung ke luar Tiongkok dalam waktu 21 hari sebelum kedatangan juga harus melakukan karantina 21 hari.

Sementara untuk orang yang pernah tinggal di Afrika Selatan dalam kurun 21 hari terakhir dilarang masuk. Seluruh penerbangan dari Inggris juga sudah dilarang. Sedangkan otoritas kesehatan kota Beijing juga memperpanjang masa karantina bagi seluruh pendatang di Tiongkok menjadi 21 hari. (*)

Related Articles
Current Issues
WHO Siapkan Rapid Tes Covid-19 Bagi Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah

Current Issues
Kasus Covid-19 Makin Bertambah, Surveilans Indonesia Ternyata Masih Rendah

Current Issues
Lampaui Filipina, Indonesia Jadi Negara Dengan Kasus Tertinggi di Asia Tenggara