Lifestyle

5 Alasan Harus Move On dari Masa Lalu, Entah Itu Orang atau Kejadian Tertentu

Kezia Kevina Harmoko

Posted on December 26th 2020

(Nat via Dribbble)

Terkadang pas kita hidup, pasti ada momen yang sulit banget kita lepas dari kehidupan kita. Entah itu kehilangan seseorang atau sesuatu, mengikhlaskan jadi susah banget kalau hal itu berkaitan banget sama diri kita. Rasa sedih, tersakiti, bersalah, malu, menyesal, semuanya bertumpuk dan mencegah kita untuk berkembang.

Buat kamu yang sedang di fase ini, pasti berat rasanya. Nggak bisa dengan mudah melepaskan. Segala ekspektasi yang terbentuk bikin kita tetap terjebak di lubang penyesalan terus-menerus. Lebih berat lagi untuk mencoba move on, tapi percaya deh kalau ini satu-satunya cara untuk tetap tumbuh sebagai manusia.

Dilansir dari Psychology Today, untuk memulai langkah move on, simak lima poin di bawah ini.

1. Masa lalu sudah berlalu

Mau bagaimanapun caranya kita berpikir dan menyesali, apa yang terjadi di situasi lampau ya sudah terjadi. Gak bisa diubah sama sekali. Satu-satunya yang bisa diubah adalah reaksi diri kita terhadap masa lalu. Ubah pemikiran sedih, kecewa, menyesal, dan lainnya menjadi kesadaran kalau kita dikasih pelajaran untuk bisa hidup lebih baik.

Pelajaran hidup itu harganya mahal memang, tapi bakal terus terjadi selama kita hidup. Kalau kita mengubah kejadian atau pengalaman kurang baik menjadi guru, kita bakal lebih siap untuk menghadapi masa depan.

2. Sugesti negatif diri sendiri bikin kemampuan asli kita tertutup

Kalau kita terus-terusan percaya apa yang kamu alami adalah takdir yang sudah memang gak bisa diubah dan nasib memang jahat, kita menutupi kekuatan asli diri kita. ”Ah, aku nggak mau coba berteman lagi soalnya semua temanku fake.

Kepercayaan ini menjauhkan kita dari banyak banget peluang yang mungkin bisa bikin kita lebih baik. Bisa aja sebenarnya kamu punya karakter yang asyik, tapi tertutup sama perilaku orang yang toxic. Kalau kamu gak coba berteman dengan orang lain, kamu nggak akan pernah tahu kan?

3. Melepaskan bikin lebih banyak ruang untuk hal-hal baru

Mungkin selama ini kita dipenuhi sama sederet kejadian masa lalu. Sibuk banget memikirkan atau menyesali hal-hal yang nggak bisa diubah sampai gak ada waktu untuk coba sesuatu yang baru. Kayak lemari yang dikosongkan dari baju-baju yang nggak terpakai lagi dan diisi pakaian yang lebih trendy. Kalau kamu let go, kamu bakal lebih bebas untuk mencoba banyak hal kan?

4. Masa lalu bukan identitas kita

Memang kejadian tersebut terjadi pada kita dan memang bagian dari hidup kita, tapi itu bukan kita. Yang jadi identitas diri kita adalah hidup dari yang lalu sampai yang sekarang, dan juga masa depan. Kalau kita terus terjebak di masa lalu, masa sekarang yang punya banyak peluang kita buang begitu aja. Padahal itu kesempatan buat jadi sosok yang lebih baik buat sekarang sampai masa depan lho~

5. Mengikhlaskan jadi awal perubahan

Menolak melepaskan berarti terus memelihara ketakutan akan sesuatu yang tidak ada dan kemungkinan untuk gagal. Kalau sudah mengikhlaskan, kita bisa benar-benar hidup. Bukan sekadar makan-mandi-scroll media sosial-tidur, tapi hidup yang punya arti buat diri sendiri dan orang lain.

Di akhir tahun seperti sekarang, waktunya pas banget lho untuk evaluasi apa aja yang belum kita lepaskan dari hidup kita. Entah itu masalah lama yang belum selesai atau penyesalan terhadap sesuatu yang gagal dicapai. Janji deh sama diri sendiri bakal berusaha melepaskan apa yang harusnya dibuang, lalu sapa diri baru yang siap untuk benar-benar hidup. (*)

Artikel Terkait
Lifestyle
Kenapa sih Kita Suka Menghindar Pas Ada Masalah? Begini Mengatasinya.

Lifestyle
5 Langkah Sederhana Menghadapi Duka atau Kehilangan saat Pandemi

Lifestyle
Ayo Move On! Ini 5 Langkah yang Bisa Kamu Lakukan