Tech

Apple Bersiap Masuki Pasar Mobil Listrik Dunia 2024 Mendatang

Ahmad Redho Nugraha

Posted on December 23rd 2020

Laporan Reuters pada Senin (21/12) lalu mengatakan jika Apple mengonfirmasi 2024 sebagai tahun debut mereka dalam dunia mobil listrik. Mereka akan memproduksi mobil listrik yang dioperasikan secara otomatis, persis seperti yang sedang dikerjakan Tesla saat ini.

Saat ini berbagai perusahaan otomotif tengah bertransisi dari produksi mobil berbahan bakar fosil ke mobil listrik sehingga diprediksi tahun 2021, mobil-mobil listrik akan mulai membanjiri pasar mobil global. Hal ini tentu menjadi tantangan utama Apple dalam mengeksekusi ide mereka.

Disamping itu, perusahaan otomotif saat ini juga mulai mengembangkan teknologi drive assistance semi otomatis, yang bukan tidak mungkin akan berubah menjadi sepenuhnya otomatis dalam beberapa tahun ke depan.

Kompetitor Apple dalam pasar mobil listrik akan sangat ditentukan dengan spesifikasi mobil yang dibuatnya. Jika Apple berniat membuat mobil mewah berteknologi top-tier, maka pesaing utamanya tentu saja Tesla yang saat ini sudah menguasai pasar mobil listrik dunia.

Tesla juga memimpin industri teknologi driver assistance dengan produk signature-nya yang bernama Autopilot. Elon Musk, CEO Tesla juga mengklaim jika teknologi drive assistance-nya yang lebih canggih akan segera meluncur ke pasaran dalam beberapa waktu ke depan.

Meski demikian, Tesla bukan satu-satunya pesaing potensial Apple. Masih ada mobil-mobil listrik prototipe yang akan dirilis oleh perusahaan lain di masa mendatang, seperti Lucid Air (2021), BMW i4 (2022) dan Audi E-Tron GT (2021). Mercedes-Benz juga hendak meluncurkan enam model sedan bertenaga baterai pada 2022 mendatang, seperti EQS dan EQE.

Peluang utama Apple adalah dengan membuka pasar baru untuk model mobil listrik yang berbeda. Sebagian besar mobil listrik yang membanjiri dunia saat ini bertipe sedan, sehingga Apple mungkin akan lebih berhasil dengan membuat tipe SUV.

Jika demikian, maka Apple masih akan bersaing dengan mobil listrik jenis lain seperti Rivian R1S, BMW iX, Porsche Macan EV, Mercedes-Benz EQC dan tentu saja Cadillac Lyriq. Mobil besutan General Motors tersebut akan mulai diproduksi pada 2022 dan dilengkapi teknologi baterai Ultium GM yang fenomenal serta fitur drive assistance Super Cruise yang lebih canggih dari Autopilot Tesla.

Apple memiliki rencana khusus untuk menganulir kualitas baterai pesaingnya, yaitu dengan menciptakan baterai sendiri yang diklaim lebih canggih dan akan dapat memangkas biaya produksi baterai secara radikal.

Para pakar percaya jika Apple dapat memasuki pasar mobil listrik dengan baik berkat simpanan kas mereka yang banyak, kemampuan mereka menarik talent, dan merek mereka yang kuat di pasaran. Apple sejauh ini terbukti mampu mengembangkan teknologi inovatif, dan itu mungkin akan sangat membantu Apple dalam memproduksi mobil listrik berkualitas.

Walau demikian, masihh ada peluang jika Apple tidak akan membuat mobil mereka secara mandiri. Apple masih mempertimbangkan apakah akan jauh lebih baik jika mereka mengembangkan sistem drive assistance dan teknologi baterai untuk produsen mobil listrik yang sudah ada. (*)

Artikel Terkait
Tech
Apple Bakal Luncurkan EV Self-Driving Pada 2025, Diklaim Pakai Chip Khusus

Tech
Tesla: Data Pengguna Tiongkok Ada di Data Center Shanghai

Tech
Siap Saingi Apple dan Tesla, Baidu dan Geely Kolaborasi Luncurkan Mobil Listrik