Entertainment

3 Teori kalau Taylor Swift Nyindir sang Mantan, Harry Styles, di Album Evermore

Kezia Kevina Harmoko

Posted on December 23rd 2020

(FameFlynet)

Kalau ada penghargaan musisi yang menghasilkan paling banyak teori dari karyanya, Taylor Swift jelas pemenangnya. Buat kamu Swiftie yang punya bakat detektif, pasti beberapa waktu belakangan lagi hobi banget cari-cari teori tentang album terbaru idola kalian yaitu Evermore.

Di antara deretan konspirasi tersebut, ada tiga yang diduga berhubungan sama Harry Styles, sosok beruntung yang pernah menjalin hubungan spesial dengan Taylor.

1. Lagu Gold Rush milik Taylor menjawab lagu Golden punya Harry

Flash back sedikit dulu deh. Taylor dan Harry mulai nge-date di akhir 2012 dan bubar di awal 2013. Singkat memang, tapi dari situ mereka berdua diduga masih suka saling menyindir atau mengkode-kode melalui lagu mereka. Gitu deh kalau musisi, nyindirnya sekalian bikin telinga penggemar bahagia.

Teori yang dikemukakan oleh pengguna TikTok @carlybreit menyebut kalau sebenarnya lagu Gold Rush jadi jawaban dari lagu Golden yang dirilis bulan Oktober lalu. Ada lirik “falling ‘til the bone crush” dan lagu Falling dikenal banget di kalangan Swiftie sebagai lagu yang diciptakan Harry tentang Taylor.

2. Waktu perilisan album Evermore dan Folklore

Oke, ini bisa jadi kebetulan tapi terlihat sangat meyakinkan. Pengguna TikTok bernama kaleigh menyebut kalau Taylor Swift merilis album Evermore pada 11 Desember 2020. Di waktu yang sama, Harry Styles tampil buat acara nuansa natal iHeartRadio yaitu JingleBall.

DAN, Taylor meluncurkan album Folklore pada 24 Juli 2020, seakan jadi hadiah buat ulang tahun ke-10 boyband One Direction pas 23 Juli.

Percaya atau nggak, Harry merilis album Fine Line pada 13 Desember 2019. Hayo, itu hari apa? Hari ulang tahunnya Taylor….

3. Aksen british yang ada di lagu Closure

Pengguna TikTok @cara_vl menemukan satu kejanggalan di lagu Closure yang ada di album Evermore. Taylor yang lahir di Amerika Serikat mendadak punya aksen british yang bukan dirinya banget. Aksen ini menghilangkan huruf ‘r’ terutama di kata ‘closure’ jadi ‘closuh’, ‘better’ jadi ‘bettah’, dan ‘letter’ jadi ‘letteh’ persis kayak orang British.

“Yes, I got your letter

Yes, I’m doing better

It cut deep to know ya”

Pilihan aksen yang berbeda itu dianggap cara Taylor menyindir mantannya yang punya darah British dan berusaha menghubunginya kembali. Kebetulan sih, Harry Styles (dan Tom Hiddleston) orang Inggris….

Nah, itu dia tiga teori mengenai album terbaru Taylor Swift yang menyimpan kode-kode untuk Harry Styles. Memang sih ini hanya teori yang belum tentu benar, tapi menarik juga kan buat diusut lebih jauh? (*)

Artikel Terkait
Entertainment
Taylor Swift Kasih Seabrek Merchandise buat Fans Cilik yang Ingin Wawancara

Entertainment
Taylor Swift Bawakan Pidato Menyentuh di BRIT Awards, Inspirasional Banget!

Entertainment
Taylor Swift Bikin Kaget dengan Playlist ‘Dropped Your Hand While Dancing’