Current Issues

Transaksi Online, Pilihan untuk Kurangi Risiko Tertular Covid-19 Saat Liburan

Dwiwa

Posted on December 17th 2020

Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Rencana untuk berlibur pun semakin tersusun rapi. Tetapi tentu saja, dalam perencanaan liburan akhir tahun kali ini protokol kesehatan menjadi hal wajib yang tidak boleh diabaikan.

Perencanaan yang matang terkait tujuan liburan, transportasi yang digunakan, hingga tempat menginap menjadi hal penting untuk dilakukan. Beberapa langkah pun perlu dilakukan agar risiko tertular Covid-19 selama liburan bisa dikurangi.

Dilansir dari The Jakarta Post, Ivan Adrian, seorang dokter sekaligus wirausahawan, merekomendasikan agar para pelancong melakukan transaksi online selama melakukan perjalanan.

“Kita biasanya menyentuh banyak benda, seperti ATM (mesin) dan uang tunai, selama liburan. Lakukan transaksi digital (kapan pun) jika memungkinkan,” ujarnya dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (15/12).

Ivan menyarankan agar hotel atau tiket akomodasi dipesan secara online. Selain itu, protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak juga harus selalu diterapkan selama menjalani liburan.

“Kasus tanpa gejala berbahaya karena mereka mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi. Mereka mungkin berjalan-jalan tanpa masker dan droplet mereka jatuh di permukaan saat mereka berbicara,” ujarnya.

Di tengah lonjakan kasus Covid-19, para pengelola industri pariwisata juga telah membuat penyesuaian untuk melindungi klien mereka dari paparan virus corona jenis baru. Mulai dari mendisinfeksi kendaraan rental, pemberian masker gratis, hingga menawarkan perjalanan ke tempat wisata yang lebih sepi.

Meski kasus terus melonjak, survei yang dilakukan oleh layanan pemesanan online PegiPegi menemukan bahwa 75 persen orang Indonesia berencana untuk bepergian selama libur akhir tahun.

Jajak pendapat pada 1.490 orang yang dilakukan dari 9 hingga 16 November menemukan bahwa 45 persen responden berencana untuk berkendara ke kota lain selama liburan akhir tahun. Sementara 30 persen berencana untuk bepergian dengan pesawat dan 11 persen berencana untuk menginap di tempat timnggal masing-masing.

Dalam upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 akibat libur panjang, pemerintah telah memutuskan untuk mengurangi jumlah hari cuti bersama untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, termasuk pengganti cuti Idul Fitri.

Oh ya, kalau kalian berencana berlibur, ada beberapa tips juga nih biar liburan bisa lebih aman. Kalian bisa cek tipsnya di sini ya. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Mau Liburan Natal dan Tahun Baru? Simak Yuk Aturan yang Berlaku

Current Issues
Ingin Liburan Aman Saat Pandemi? Ini Hal-Hal yang Harus Kalian Lakukan

Current Issues
Jelang Pergantian Tahun, Pakar Khawatirkan Ledakan Kasus di Awal 2021