Current Issues

Amerika Sahkan Rapid Test Covid-19 Pertama untuk di Rumah, Cuma Butuh 20 Menit

Dwiwa

Posted on December 16th 2020

(Ellume via AFP)

Amerika Serikat baru saja mengesahkan rapid test Covid-19 di rumah yang pertama pada Selasa. Pengujian ini bisa dilakukan secara mandiri tanpa perlu resep dan bisa mengetahui hasilnya hanya dalam waktu 20 menit.

Dilansir dari SCMP, alat pengujian yang dibuat oleh Ellume yang berbasis di California in akan dijual dengan harga sekitar USD 30 atau Rp 417 ribu dan pada Januari 2021 akan diluncurkan sebanyak tiga juta unit. Jutaan lainnya akan menyusul di bulan-bulan berikutnya.

Stephen Hahn, komisaris Food and Drug Administration (FDA) mengatakan ijin penggunaan darurat ini menjadi sebuah tonggak besar.

“Kami membantu memperluas akses orang Amerika ke pengujian, mengurangi beban laboratorium dan perlengkapan pengujian, dan memberi orang Amerika lebih banyak pilihan pengujian dengan kenyamanan dan keamanan di rumah masing-masing,” ujarnya.

Ini merupakan pengujian antigen yang berarti bekerja dengan mendeteksi permukaan molekul dari virus corona, bukan mencari materi genetik seperti tes polymerase chain reaction (PCR) yang umum digunakan.

Teknologi yang digunakan mirip dengan tes kehamilan. Tes Ellume menggunakan usap hidung tetapi tidak sedalam usap nasofaring yang digunakan dalam pengaturan klinis, karena itu masih nyaman untuk dilakukan sendiri. Sample kemudian dimasukkan ke dalam katrid sekali pakai.

Menurut FDA, alat ini bisa mengidentifikasi dengan benar 96 persen sampel positif dan 100 persen sampel negatif pada individu bergejala. Sedangkan pada yang tidak bergejala, bisa mengidentifikasi dengan tepat 91 persen sampel positif dan 96 persen sampel negatif.

Bagi yang hasilnya positif harus melakukan tindakan seolah mereka positif sampai dikonfirmasi dengan tes lain secepat mungkin. Selain itu, individu yang memiliki hasil positif harus isolasi mandiri dan mencari perawatan tambahan dari fasilitas layanan kesehatan.

Sedangkan individu dengan hasil negatif tetapi mengalami gejala Covid-19 juga harus segera mencari bantuan di layanan kesehatan terdekat. Alat tes ini terhubung dengan aplikasi smartphone yang akan menerjemahkan hasil.

Hasil akan diperoleh dalam kurun waktu 20 menit dan kemudian akan dikirimkan melalui aplikasi, yang membutuhkan pengguna untuk memasukkan data kode pos dan tanggal lahir, untuk dilaporkan ke pemerintah.

Pengguna juga diberikan pilihan untuk memberikan nama dan alamat email. Alat uji tersebut dikembangkan Ellume dengan dana dari pemerintah melalui National Institute of Health sebesar USD 30 juta atau sekitar Rp 417 miliar. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Hasi Uji Covid-19 Negatif Tetapi Kok Terinfeksi dan Menular? Ini Loh Alasannya

Current Issues
Praktis, Peneliti Unpad Kembangkan Tes Covid-19 untuk di Rumah

Current Issues
Anak-anak dan Remaja Boleh Mudik Tanpa PCR dan Antigen, Ini Syaratnya