Current Issues

Benda Ini Ternyata Bisa Bikin Covid-19 Cepat Menyebar di Rumah Loh

Dwiwa

Posted on December 13th 2020

Tinggal di rumah jelas menjadi salah satu cara terbaik untuk terhindar dari virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19. Tetapi itu juga tidak berarti rumah menjadi tempat yang  benar-benar aman tanpa risiko.

Bahkan, orang yang paling berhati-hati masih mungkin terpapar saat sedang di pom bensin atau ketika membeli persediaan bahan makanan. Apalagi jika kita tinggal bersama beberapa anggota keluarga lain, risiko terpapar ini akan semakin besar dan ada kemungkinan penyebaran virus lebih tinggi di dalam rumah.

Dilansir dari Bestlife, tim ilmuwan aerosol Jerman yang disebut dengan German Working Committee on Particulate Matter baru-baru ini mengidentifikasi risiko ventilasi terburuk dalam kebanyakan rumah tangga.

Hasilnya, mereka menemukan jika kipas angin gantung, yang dianggap orang meningkatkan ventilasi dan keamanan dalam menghadapi Covid-19 ternyata dapat meningkatkan risiko orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Kelompok yang mencakup fisikawan, ahli kimia, insinyur, ahli biologi, dan pakar ilmiah lainnya, menemukan bahwa kipas yang terpasang di langit-langit mensirkulasi udara, yang tampaknya menahan partikel virus di udara lebih lama.

Ini sangat berbahaya  mengingat udara hangat yang kita embuskan naik, mengambang di bawah langit-langit untuk kemudian menghilang atau kembali didorong ke bawah. Ini sejalan dengan analisis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang melarang orang menggunakan kipas angin rumahan ketika ada kemungkinan risiko infeksi di dalam rumah.

“Di rumah, kipas meja atau kipas berdiri aman untuk sirkulasi udara pada anggota keluarga yang tinggal bersama tanpa ada infeksi Covid-19. Tetapi, kipas angin harus dihindari ketika orang yang bukan anggota keluarga dekat sedang berkunjung, karena mungkin saja membawa virus tanpa gejala,” jelas WHO dalam jumpa pers.

Mereka juga mengatakan hembusan udara dari orang yang terinfeksi langsung mengenai orang lain yang berada di dekatnya dan mungkin meningkatkan penularan virus dari satu orang ke orang lain.

Namun, kipas bukan menjadi sat-satunya sumber potensi risiko. Tim Jerman mengidentifikasi beberapa cara lain untuk memaksimalkan keamanan ventilasi di rumah, dan mengklaim dengan mengikuti semua pedoman mereka, termasuk memakai masker N95 ketika risiko tinggi, rumah tangga dapat menghilangkan 90 persen partikel di udara mereka dan sangat mengurangi risiko infeksi.

Beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan keamanan ventilasi adalah dengan membuka jendela, menggunakan sistem ventilasi pembuangan, menggunakna sistem pemurnian udara, serta mempertimbangkan pemantauan CO2 untuk mengetahui seberapa baik sistem ventilasi bekerja. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Kematian Akibat Covid-19 Tembus Sejuta, Apa yang Harus Dilakukan?

Current Issues
Meski Ada Vaksin Covid-19, Kehidupan Diperkirakan Baru Akan Normal Pada 2022

Current Issues
WHO: 1 Dari  10 Orang Mungkin Sudah Tertular Covid-19