Interest

Awas Jangan Ditiru! Ini 5 Tren Kesehatan Berbahaya di TikTok Sepanjang 2020

Dwiwa

Posted on December 10th 2020

(Insider)

Aplikasi TikTok menjadi semakin populer semenjak pandemi Covid-19. Selain karena orang jadi lebih banyak menghabiskan waktu dengan internet, orang juga semakin kreatif dalam membuat konten sehingga menjadi viral.

Bukan hanya tarian dan resep masak saja yang viral di TikTok, tip kesehatan DIY mulai dari perawatan kulit hingga kesehatan gigi juga menjadi sangat populer.

Beberapa tips mungkin memang bermanfaat, tetapi tidak sedikit dari eksperimen ini juga membuat para dokter gigi, dermatologis, dan dokter justru merasa khawatir. Pasalnya, bukan bikin tambah sehat, tips viral ini justru berpotensi menimbulkan bahaya.

Dilansir dari Insider, berikut lima tren kesehatan di TikTok yang paling buruk di 2020.

 

1. Mengikir gigi dengan kikir kuku

Di berbagai platform, banyak bermunculan video orang-orang mengikir gigi dengan kikir kuku. Video ini membuat para dokter gigi merasa khawatir karena dapat menimbulkan kerusakan gigi secara permanen.

“Ini tidak sama seperti mengikir kuku kalian. Jika kalian mengikir kuku hari ini, kuku akan tumbuh kembali besok. Gigi kita permanen,” ujar Dr Chad Evans, seorang dokter gigi.

Mengikir gigi dapat memicu terjadinya kerusakan saraf, sensitivitas, atau bahkan membunuh gigi karena kikir tersebut mengikis lapisan enamel yang bergarfa yang sangat penting untuk memperpanjang umur gigi.

 

2. Menempelkan taring vampir ke gigi dengan lem super

Menjelang perayaan Halloween, beberapa pengguna TikTok melakukan kesalahan dengan menempelkan taring ke gigi mereka dengan lem kuu yang memiliki komponen yang sama dengan lem super. Video orang-orang yang berusaha melepaskan taring pun beredar dengan cepat di TikTok.

Dokter gigi memperingatkan menarik atau mencoba melepaskan taring secara mandiri dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada gigi. Mencabut bisa membuat gigi jadi patah, pecah, atau bisa lepas sepenuhnya. Lebih baik menunggu taring lepas sendiri atau pergi ke dokter gigi.

“Jangan gunakan lem kuku. Ini beracun dan tidak bisa lepas. Jika kalian menggunakan kuku akrilik sebagai taring, gunakan lem gigi palsu. Ini akan aman dan mudah dilepas. Kalian juga bisa menggunakan ortho wax. Ini tidak akan bertahan selamanya tetapi aman dan baik untuk foto-foto,” ujar Dr M. Mackie, seorang dokter gigi berbasis di Detroit dalam video TikTok.

 

3. Tren melakukan “veener” yang ternyata adalah crown gigi

Gelombang pengguna TikTok muda telah pergi ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan lengkap dari apa yang mereka anggap sebagai “veener” untuk mendapatkan senyum yang sama seperti influencer seperti Jeffree Star dan Tana Mongeau.

Tetapi dokter gigi di platform tersebut menunjukkan jika gigi yang dicukur menyerupai pasak bukanlah persiapan untuk veneer, tetapi itu adalah persiapan untuk crown gigi. Itu adalah dua hal yang sangat berbeda.

Veneer tidak terlalu invasif dan hanya membutuhkan setengah milimeter atau kurang dari enamel untuk dikikis. Sedangkan crown membutuhkan dua milimeter atau lebih dari enamel untuk dikikir,  itulah mengapa gigi menyerupai pasak.

Menurut Dr Shaadi Manouchehri, seorang dokter gigi London, perawatan gigi agresif seperti ini harusnya hanya digunakan pada gigi yang membusuk, bukan pada gigi muda yang sehat.

Para influencer yang melakukan hal ini kemungkinan besar harus menggunakan gigi palsu pada saat mereka berusia 40 tahun dan menghabiskan ribuan untuk mengganti crown sepanjang hidup mereka.

 

4. Pasien Covid-19 yang kehilangan indra perasa meminum cairan alkohol tinggi untuk tes rasa

Orang-orang yang mengalami kasus Covid-19 ringan-sedang mengujinya dan meminum alkohol tingkat tinggi seperti Everclear untuk melihat apakah mereka bisa merasakan rasa terbakar. Terlepas dari rasanya, meminum Everclear secara terus menerus bisa memicu masalah kesehatan berbahaya.

Menurut Vertava Health, pusat perawatan kesehatan mental dan layanan kecanduan, minum Everclear dapat dengan cepat menyebabkan keracunan alkohol, kondisi yang dapat menyebabkan kematian.

 

5. Menghilangkan tahi lalat sendiri di rumah dengan bahan kimia dan mengikisnya

Beberapa pengguna TikTok memutuskan untuk menghabiskan waktu di rumah selama pandemi untuk menghilangkan tahi lalat yang mengganggu. Bukannya mencari pertolongan dermatologis, orang-orang ini memilih untuk menggunakan cuka atau pengelupas kimia tuntuk mengikis tahi lalat di rumah.

Dokter mengatakan ini berbahaya karena tidak ada cara aman untuk menghilangkan tahi lalat tanpa pengawasan medis.

Nah itu tadi beberapa tren kesehatan DIY paling buruk di TikTok sepanjang 2020. Ingat ya, tidak semua video tips kesehatan yang ada di TikTok aman untuk ditiru. Kalian perlu mengecek latar belakang pembuat video dan keamanan dari tips tersebut sebelum ikut mencoba.

Artikel Terkait
Interest
Ikutan Tren Bikin Dalgona Coffee? Nih Dia 3 Tips Anti Gagal, Sudah Teruji!

Interest
5 Tips Kecantikan untuk Remaja ala Bintang TikTok Leila Bauer

Interest
Kulit Wajah Kering Saat Puasa? Ini 5 Cara Mengatasinya!