Interest

Dear Gen Z, Pendapatanmu Bakal Kalahkan Milenial 10 Tahun Lagi Nih...

Dwiwa

Posted on November 23rd 2020

Ada kabar baik nih buat kalian. Sebuah analisis menyebutkan, generasi Z bakal memiliki pendapatan di atas generasi milenial dalam 10 tahun mendatang. Dilansir dari CNBC, ini merupakan prediksi yang dikeluarkan oleh Bank of America (BofA). Menurut mereka, Generasi ini akan menjadi generasi “paling mengganggu” dan pendapatan mereka akan mengungguli generasi milenial pada 2031.

“Revolusi Gen Z sedang dimulai, karena generasi pertama yang lahir di dunia online kini memasuki dunia kerja dan memaksa generasi lain untuk beradaptasi dengan mereka, bukan sebaliknya,” ujar Haim Israel, kepala global strategi investasi tematik di BofA Global Research dalam laporan yang dirilis minggu ini.

Ini berarti Gen Z, yang dianggap oleh bank investasi AS sebagai yang lahir antara tahun 1996 dan 2016, akan menjadi yang paling mengganggu dalam perekonomian, pasar dan sistem sosial.

Lauma Timans-Kalns, seorang ahli strategi di bank, mengungkap jika peristiwa berpengaruh yang menandai generasi ini adalah tragedi 9/11 dan Covid. Jadi mereka yang lahir di tahun tersebut tidak akan mengingat yang sebelumnya tetapi hanya yang terakhir.

BofA mengatakan jika kekuatan ekonomi Gen Z adalah yang tumbuh paling cepat dibanding generasi lainnya. Pendapatan generasi ini diperkirakan naik lima kali lipat pada 2030 menjadi USD 33 triliun saat mereka memasuki tempat kerja, menyumbang lebih dari seperempat pendapatan global kemudian melampui pendapatan milenial pada 2031.

Ditambah lagi, adanya "warisan" dari kelompok yang lebih tua akan menambah kekuatan konsumsi dari Gen Z. Pasalnya menurut laporan tersebut, generasi baby boomer dan silent generation yang sudah berusia lanjut di Amerika saja memiliki kekayaan USD 78 triliun.

Sembilan dari sepuluh Gen Z tinggal di pasar negara berkembang. Sperlima dari generasi ini hidup di India yang disebut BofA membuat mereka menonjol sebagai negara Gen Z. India bahkan mengalami peningkatan angka melek huruf, urbanisasi, dan kemajuan cepat dalam infrastruktur teknologi.

Meksiko, Filipina, dan Thailand adalah beberapa pasar negara berkembang yang disebut memiliki potensi untuk memanfaatkan revolusi Gen Z.

Laporan tersebut juga mengungkap jika hampir setengah remaja di AS nyaris selalu online, sementara seperampat dari generasi ini mengatakan mereka biasa menghabiskan lebih dari 10 jam sehari untuk bermain ponsel.

Data yang dirujuk BofA pada laporan ini berasal dari beragam sumber, termasuk Survei Demografi Tematik 2020, yang menyurvei lebih dari 14.500 konsumen berusia 16 tahun ke atas. Selain itu juga menggunakan data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, Euromonitor dan Google Trends.

Wah, milenial bisa kalah tajir nih sama Gen Z sepuluh tahun mendatang. Kira-kira bakal bener nggak ya prediksi BofA ini? Mari kita lihat pada 2031 mendatang. (*)

Related Articles
Lifestyle
Mitos Atau Fakta, Milenial dan Gen Z Memilih Instagram Sebagai Sumber Berita?

Opinion
7 Kebiasaan Baru Milenial dan Generasi Z Gara-gara Coronavirus

Current Issues
Jangan Sembrono, Covid-19 Juga Bisa Berdampak Serius untuk Kaum Muda