Interest

Ingin Merasakan Kencan Ala Film Romantis? Coba Ikut Program Kencan dari Eva Air

Dwiwa

Posted on November 22nd 2020

Bermimpi bisa bertemu pasangan kencan di pesawat dan mengalami hal romantis dalam penerbangan seperti di film? Apa yang ditawarkan oleh maskapai penerbangan Taiwan Eva Air ini mungkin bisa membantu kalian mewujudkannya.

Dilansir dari Travel and Leisure, salah satu maskapai penerbangan terbesar di Taiwan tersebut meluncurkan program penerbangan tanpa tujuan untuk para jomblo yang sedang mencari kekasih. Menurut CNN, bekerja sama dengan Mobius, sebuah perusahaan travel, mereka membuat program baru bernama Fly! Love is in the Air.

Berdasarkan keterangan maskapai, penerbangan ini ditujukan untuk para jomblowan dan jomblowati yang sedang mencari pasangan. Pesawat akan melakukan lepas landas pada Natal, malam tahun baru, dan juga tahun baru.

“Karena Covid-19, EVA Air telah mengatur pengalaman ‘perjalanan palsu’ untuk memenuhi hasrat orang untuk bepergian. Saat seorang  pria dan perempuan lajang bepergian, selain ingin menikmati kesenangan dalam perjalanan, mereka mungkin berharap bertemu seseorang – seperti adegan dalam film romantis,” ujar Chiang Tsung-Wei, juru bicara You and Me, cabang kencan kilat Mobius.

Dalam pemberitaan The New York Post, setiap penerbangan akan lepas landas dari Taoyuan International Airport di Taipei. Pesawat kemudian akan berputar-putar di langit Taiwan selama beberapa jam, termasuk melewati pantai timur pada siang hari dan melintasi pantai barat di malam hari.

Adegan ala film romantis akan lebih terasa karena para penumpang akan diberikan kursi melalui undian acak. Meski begitu, mereka bisa bertukar kursi dan mengobrol dengan jomblo lain selama penerbangan. Para penumpang juga akan mencicipi makanan ringan lezat yang disiapkan oleh chef berbintang Michelin Motokazu Nakamura.

Nah, jika kalian tertarik untuk mencoba penerbangan ini, jomblowan diharuskan berusia antara 28 sampai 38 tahun sementara jomblowati antara 25 hingga 35 tahun. Selain itu, siapkan juga uang sebesar USD 295 atau sekitar Rp 4,1 juta untuk biaya penerbangannya.

“Dari berbagai survei yang kami lakukan, sebagian peserta laki-laki ingin bertemu dengan perempuan yang lebih muda sementara peserta perempuan ingin bertemu pria lebih tua. Itulah mengapa ada kriteria usia yang berbeda untuk program ini,” ujarnya.

Sayangnya nih, yang boleh ikut dalam penerbangan ini hanya penduduk Taiwan yang memiliki gelar sarjana. Wah, coba kalau di Indonesia juga ada ya. Kan seru bisa mengalami adegan dalam film di dunia nyata. Siapa tahu dapat jodoh sekalin. Hihi... (*)

Related Articles
Interest
Kreatif, Thai Airways Daur Ulang Rompi Pelampung Jadi Tas Edisi Terbatas

Current Issues
Desain Pesawat di Masa Depan Mungkin Akan Beradaptasi dengan Covid-19

Tech
Pesawat Double Decker, Inovasi Penerbangan Manjakan Penumpang Kelas Ekonomi