Hobi

Nintendo Larang Pemain Membawa Simbol Politik ke dalam Game Animal Crossing

Ahmad Redho Nugraha

Posted on November 20th 2020

Hype dalam permainan Animal Crossing: New Horizon masih menggandrungi sebagian pemain Nintendo Switch hingga saat ini. Beberapa perusahaan seperti KFC menggunakan game ini sebagai medium mereka dalam mempromosikan bisnis. Namun di tangan sebagian orang yang lain, pulau pribadi di Animal Crossing justru dimanfaatkan sebagai media kampanye politik.

Menindaklanjuti hal tersebut, Nintendo selaku pemilik platform Nintendo Switch pun memberlakukan aturan baru: dilarang bawa-bawa politik ke dalam game Animal Crossing. Peraturan ini adalah aturan tambahan ke kode etik yang sudah dimiliki oleh Nintendo sejak sebelumnya. Poin-poin larangan lain dalam peraturan tersebut antara lain seperti, "dilarang melakukan penipuan" dan "Dilarang melanggar batasan umur".

Poin tersebut muncul berbarengan dengan peraturan yang melarang para pemain untuk membuat konten yang tergolong vulgar, diskriminatif, ataupun ofensif. Larangan membuat konten “bernuansa politik” disebutkan dengan ringkas dalam kalimat “refrain from bringing politics” ke dalam permainan. Meski demikian, tidak ada penjelasan lebih lanjut soal detik peraturan tersebut.

Pihak yang jelas akan tersandung peraturan baru ini adalah tim kampanye Joe Biden. Pendukung presiden terpilih Amerika Serikat itu membuat pulau bernama 'Biden Island' sebagai bentuk kampanye politik mereka. Pulau ini juga diramaikan oleh simbol-simbol bergambar Joe Biden dan wakilnya Kamala Harris.

Peraturan baru yang masih belum jelas ini dapat menyebabkan bias dalam permainan Animal Crossing. Alexandria Ocasio-Cortez, anggota kongres New York diketahui juga memainkan Animal Crossing dan aktif mendesain pulaunya sendiri. Namun dia tidak sedang aktif dalam amsa pencalonan legisltatif atau pemilihan umum.

Disamping itu, desain pulau Animal Crossing-nya tidak menunjukkan simbol-simbol politik yang mewakili afiliasi politik apapun. Belum diketahui apakah tindakannya memainkan Animal Crossing akan digolongkan oleh Nintendo sebagai tindakan politik di dalam game.

Beberapa pemain juga menyuarakan suara atau dukungan mereka mengenai beberapa isu sosial yang marak disorot di sekitar mereka, mulai dari hak-hak kelompok LGBTQ+ dan Black Lives Matter.

Apakah individu pemain yang tidak berkelompok juga akan ikut terjerat peraturan baru Nintendo? Masih perlu waktu untuk melihat jawabannya, karena Nintendo baru memberlakukan peraturan tersebut pada update Animal Crossing terbaru yang dibuka kemarin, Kamis (19/11). Hingga Nintendo memperjelas batas peraturan mereka, semua pemain Animal Crossing sebaiknya main aman saja.(*)

Artikel Terkait
Hobi
Animal Crossing dan Pokemon Sword & Shield Raih Japan Games Awards

Current Issues
Belum Melunak, Joe Biden Malah Tambah Daftar Hitam Perusahaan Tiongkok

Sport
Chris Paul Ditunjuk Sebagai Salah Satu Penasihat Gedung Putih