Current Issues

Jika Semua Orang Mematuhi Protokol Kesehatan, Lockdown Tidak Diperlukan

Dwiwa

Posted on November 20th 2020

Ada cara sederhana yang bisa dilakukan agar sebuah wilayah tidak diterapkan lockdown. Menurut seorang pejabat tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lockdown bisa dihindari jika semua orang mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker.

Dilansir dari CNN, Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge menekankan lockdown seharusnya menjadi upaya terakhir dan mendesak masyarakat untuk lebih mematuhi protokol demi mencegah kematian.

Menurutnya jika 95 persen orang menggunakan masker, bukan 60 persen seperti saat ini, maka lockdown tidak diperlukan. Tetapi dia juga mengingatkan jika memakai masker bukan menjadi obat mujarab dan perlu dikombinasikan dengan upaya pencegahan lain.

“Jika kita semua melakukan bagian kita, lockdown bisa dihindari,” kata Kluge. Dia mencatat jika ratusan juta orang saat ini berada dalam isolasi, yang membutuhkan dukungan ekonomi dan menyebabkan kehilangan pekerjaan, gangguan pada layanan kesehatan dan kerusakan tambahan dalam hal kesehatan mental, penyalahgunaan zat dan kekerasan berbasis gender.

Selain itu, saat berbicara di Kopenhagen Denmark, Kluge juga mengingatkan jika melonggarkan pembatasan terlalu cepat memiliki dampak negatif dan seharusnya dilakukan secara perlahan.

Eropa sendiri masih harus tetap waspada di musim dingin mengingat jumlah kasus di benua biru masih terus melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan kematian akibat Covid-19 di Eropa naik 18 persen selama dua minggu terakhir.

Namun menurut Kluge, pembatasan yang dilakukan di seluruh benua telah membuat kasus baru menurun dari 2 juta menjadi 1,8 juta minggu lalu.”Ini adalah sinyal kecil, tetapi bagaimanapun ini tetap sinyal,” ujarnya.

Dia menambahkan jika virus ini akan berkembang biak pada orang-orang yang rentan, pada saat terjadi keragu-raguan, dan ketika pemerintah terlambat mengambil keputusan.

Kabar baik terkait efektifan vaksin Covid-19 memang menjadi harapan besar dalam perang melawan virus SARS-Cov-2. Tetapi itu tidak lantas membuatnya menjadi solusi mujarab yang dapat mengatasi pandemi mengingat sumber daya dan distribusinya akan terbatas terutama dalam tahap awal. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Peneliti: Perjalanan Panjang dengan Pesawat Bisa Munculkan Klaster Covid-19 Baru

Current Issues
Kematian Akibat Covid-19 Tembus Sejuta, Apa yang Harus Dilakukan?

Current Issues
Membatasi Kapasitas Ruangan Dapat Menurunkan Infeksi Covid-19 Secara Signifikan