Current Issues

Tunggu Persetujuan BPOM, Vaksinasi Massal Mungkin Dimulai Akhir Tahun Ini

Dwiwa

Posted on November 14th 2020

 

Di tengah laju kasus Covid-19 yang semakin tinggi, ada secercah harapan yang dijanjikan pemerintah kepada masyarakat Indonesia. Disebutkan jika akhir tahun ini, vaksinasi massal kemungkinan sudah bisa mulai dilakukan di bumi pertiwi.

Dilansir dari Reuters, pemerintah telah memiliki rencana untuk mendistribusikan vaksin ke penjuru nusantara pada akhir tahun. Jika Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan persetujuan, maka Indonesia akan menjadi negara pertama yang menggunakan vaksin virus corona.

“Kami harapkan proses vaksinasi mulai bisa dilakukan akhir tahun ini mengikuti serangkaian pengujian dari BPOM,” ujar Presiden Joko Widodo dalam wawancara dengan Reuters.

Indonesia sendiri tengah berjuang keras untuk menekan kasus Covid-19 selama berbulan-bulan. Meski angkanya sempat stabil dalam beberapa hari terakhir, tetapi pada Jumat (13/11), jumlah kasusnya meningkat tajam menjadi 5.444 dalam satu hari.

Indonesia juga masih menjadi negara Asia Tenggara yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak dengan infeksi mencapai 457.735 dan total kematian 15.037. Namun menurut para ahli memperkirakan jika angka di lapangan jauh lebih tinggi mengingat pengujian masih cukup rendah.

Menurut Jokowi, pemerintah akan terus berupaya untuk menekan jumlah kasus dan vaksin akan membantu untuk lebih mengekang penyebaran virus. Selain itu, keamanan vaksin juga menjadi prioritas dengan para tenaga kesehatan, polisi, TNI akan menjadi kelompok pertama yang mendapatnya.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, pemerintah berharap BPOM akan memberikan persetujuan pada minggu pertama Desember, dan Indonesia akan memulai vaksin dua minggu kemudian.

Untuk tahap awal kampanye, vaksin yang diproduksi oleh Sinovac SVA.O dan Sinopharm akan digunakan. Tahun ini perusahaan akan menyediakan 18 juta vaksin, termasuk 15 juta yang aka diperoduksi oleh perusahaan farmasi negara Bio Farma.

Berdasarkan keterangan Menteri Koordinator Ekonomi Airlangga Hartato, Indonesia memiliki kesepakatan untuk mendapatkan 250 juta dosis vaksin hingga akhir 2021. Dari jumlah tersebut, 30 juta akan diproduksi oleh perusahaan Amerika Novavax NVAX.O.

Keberadaan vaksin nantinya juga diharapkan memberi dampak positif terhadap perekonomian Indonesia.(*)

Related Articles
Current Issues
Hore, Vaksin Covid-19 Akhirnya Gratis untuk Masyarakat Indonesia

Current Issues
Perangi Hoax, YouTube Tambahkan Link Sumber Terpercaya pada Konten Vaksin Covid

Current Issues
Data Vaksin Masih Belum Lengkap, Rencana Vaksinasi Massal Harus Ditunda