Current Issues

Covid-19 Bikin Netflix dan Dua Raksasa Bioskop Korea Akur

Jingga Irawan

Posted on November 14th 2020

(Netflix-Glenn Close dan Amy Adams dalam Hillbilly Elegy)

Finally! Netflix dan dua raksasa multiplex (CJ CGV dan Lotte Cinema) di Korea Selatan kembali akur. Sebelumnya mereka terlibat konflik pasca penayangan film petualangan Bong Joon-ho, berjudul Okja. Penayangan oleh Netflix itu memicu kontroversi mengenai kebijakan rilis yang telah dianggap merugikan pelaku bisnis bioskop.

Nah, kini ketiga perusahaan itu mulai akur. Hal itu ditandai dengan disetujuinya pemutaran film orisinal Netflix terbaru berjudul Hillbilly Elegy di bioskop CGV maupun Lotte Cinema. Perseteruan ini berakhir setelah perusahaan streaming global itu menyetujui kebijakan agar menangguhkan perilisan film tersebut di platform-nya sendiri, selama 14 hari saat film itu ditayangkan di bioskop.

Kalau Netflix dan bioskop memutar film di saat waktu yang bersamaan, para pelaku di industri bioskop bisa rugi dong! Masyarakat tentu lebih pilih untuk nonton melalui layanan berlangganan dengan sekali bayar bisa dapat banyak film daripada nonton di bioskop yang hanya dapat satu film.

(Ahn Seo-Hyun dalam Okja)


Selama berkonflik itu, CGV maupun Lotte Cinema sempat telah memboikot pemutaran film Netflix. Kedua perusahaan itu menolak kesepakatan karena Netflix juga tidak mau menahan setidaknya dua minggu untuk memutar dan menempatkan filmnya pada platform itu.

Netflix biasanya melakukan perilisan film di platform-nya 10 hari setelah film itu diputar di bioskop. Namun, pihak bioskop berpendapat bahwa periode penangguhan yang lebih pendek (10 hari) membuat penonton enggan membeli tiket dan memilih menunggu film tersebut muncul di layanan streaming.

Sayangnya, boikot tersebut tidak membuat Netflix rugi-rugi amat. Sejak tahun lalu, ada salah satu multiplex bernama Megabox, mengizinkan penayangan sejumlah film yang didanai Netflix. Termasuk The King (disutradarai David Michod), The Two Popes (disutradarai Fernando Meirelles) dan Marriage Story (oleh Noah Baumbach).

Dilansir dari The Korea Times, CGV dan Lotte Cinema mengatakan bahwa mereka mengubah kebijakan karena Netflix telah setuju untuk mematuhi periode penangguhan dua minggu.

"Kami siap menerima konten Netflix jika konten tersebut mengadakan pembicaraan dengan kami mengenai periode penundaan sebelumnya," kata seorang pejabat CGV. "Kami telah memutuskan untuk menyaring Hillbilly Elegy setelah berdiskusi tentang masalah ini," lanjut pejabat tersebut.

Para pengamat film dan bisnis di Korea Selatan melihat dua bioskop di Korsel itu melunak karena mereka juga sedang mencari cara untuk bertahan hidup di tengah Pandemi. Tentu saja mereka harus tetap mendapatkan konten film yang baik dengam merangkul Netflix. Sebab saat ini jumlah penonton merosot tajam. Dari 185,6 juta (pada 2019) mmenjadi 54,5 juta (periode Januari-Oktober 2020).

Saat ini lusinan film lokal telah menunda jadwal rilis. Sementara, masyarakat telah berbondong-bondong beralih ke Netflix selama stay at home berlangsung. Hmmm...Covid-19 emang kejam ya guys (*)

Related Articles
Current Issues
Kalah Gugatan, Netflix Tetap Harus Bayar Biaya Penggunaan Jaringan di Korsel

Interest
Sinopsis Serial ‘Messiah’, Al Masih Ternyata Mahasiswa Tidak Lulus

Entertainment
Kru Terserang Covid-19, ‘The Witcher’ Season 2 Berhenti Syuting