Lifestyle

Susah Turun Berat Badan? Kebiasaan Buruk Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Dwiwa

Posted on November 9th 2020

Jika kalian sedang menjalani diet menurunkan berat badan dan sudah menerapkan pola makan sehat tapi berat badan masih tidak turun, begadang mungkin jadi penyebabnya. Kurang tidur justru bisa menambah berat badan loh.

Dilansir dari Eat This, Not That!, kurang tidur membuat kita merasa lapar. Setidaknya ada dua hormon lapar, yakni ghrelin dan leptin, yang tampaknya dipengaruhi oleh kurang tidur.

Leptin merupakan hormon yang memberi sinyal kepada kita untuk berhenti makan dan jumlahnya akan menurun jika kurang tidur. Sedangkan ghrelin, hormon yang memberi tahu bahwa kita lapar, justru akan meningkat saat kurang tidur.

Jadi bisa dibayangkan apa jadinya kalau jumlah ghrelin dan leptin ini menuju ke arah yang salah? Kalian bisa makan tanpa henti dan merasa lapar terus-terusan. Akibatnya tentu saja berat badan jadi gagal turun.

Bukan hanya berat badan saja yang bisa bertambah, tetapi kurang tidur juga punya banyak dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah diabetes tipe 2 yang saat ini mulai banyak dijumpai pada orang-orang berusia muda.

Ada hubungan terbalik antara tidur dengan kadar gula darah. Jika kalian kurang tidur, maka gula darah akan meningkat. Jika dibiarkan terus menerus, akan semakin sulit untuk insulin yang diproduksi pankreas mengatur jumlah glukosa dalam darah kita. Itu meningkatkan risiko diabetes.

Dampak lain adalah kalian jadi lebih rentan terpapar virus karena sistem imun menjadi lemah. Ketika tdur, sistem imun melepaskan protein – beberapa diantaranya dibutuhkan untuk mengatasi infeksi.  Kurang tidur berarti lebih sedikit protein pelawan virus yang diperlukan untuk menjaga kita tetap sehat.

Penelitian menunjukkan kurang tidur dapat berdampak negatif terhadap respon kalian terhadap vaksin juga. Jika kalian menjadi sakit, kurang tidur juga dapat berdampak pada waktu pemulihatn, memperpanjang masa sakit, baik itu dengan flu biasa atau sesuatu yang lebih serius.

Bahkan, kurang tidur juga bisa berdampak pada risiko peningkatan penyakit jantung dan stroke. Sebab saat tidur tekanan darah biasanya mengalami penurunan. Tetapi saat kurang tidur berulang kali dapat mempengaruhi kemapuan tubuh dalam mengatur hormon stres. Gangguan tidur akan meningkatkan tekanan darah – menyebabkan hipertensi- dan memicu penyakit kardiovaskuler dan stroke.

Lalu apa yang harus dilakukan jika kurang tidur? Secara umum kurang tidur biasanya mudah untuk ditangani. Jika masalah ini hanya terjadi untuk waktu singkat kalian bisa mulai dengan membuat jadwal tidur, tidur tepat waktu, hindari penggunaan ponsel sebelum tidur, dan lakukan gaya hidup sehat. Tetapi jika tips sederhana ini tidak membantu, mungkin kalian butuh bantuan profesional.  (*)

 

Related Articles
Interest
Sepele Sih, Tapi 7 Hal Ini Bisa Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Lifestyle
Cukupi Kebutuhan Vitamin D Tak Harus Konsumsi Suplemen. Pakai Cara Ini Juga Bisa

Lifestyle
Tidak Ingin Mengalami Penuaan Dini? Hindari Terlalu Banyak Mengonsumsi Bahan Ini