Portrait

2 Perempuan di Balik Karier Cemerlang Kamala Harris

Delya Oktovie Apsari

Posted on November 8th 2020

Wakil Presiden AS Kamala Harris. (The Indian Express)

 

Kemenangan Joe Biden sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat (AS) turut menjunjung melesatnya karier Kamala Harris. Senator California tersebut kini menjadi Wakil Presiden AS.

Ungkapan suka cita mengalir untuk perempuan yang menorehkan sejarah di catatan takhta AS. Ia merupakan perempuan, kulit hitam, keturunan India, sekaligus darah campuran Asia-Amerika pertama yang menjadi Wakil Presiden AS.

Ucapan juga datang dari Wanda Kagan, teman Kamala Harris semasa SMA. Ia merupakan satu dari dua perempuan yang punya andil menavigasi perjalanan karier Kamala Harris.

Dalam wawancaranya bersama CBC News, Sabtu (7/11), Kagan menyebut Kamala Harris sebagai teman terbaiknya. Saat kampanye presidensial, Kagan sempat mengobrol dengan Kamala Harris melalui telepon.

 

Kagan saat diwawancara oleh CBC News. (CBC)

 

"Kami punya momen personal ketika ia meneleponku dan mengatakan padaku tentang pengaruhku terhadap pilihan kariernya, dan jalan yang ia ambil. Ia bersyukur telah ada untukku, layaknya aku bersyukur terhadapnya," tutur Kagan yang saat proses wawancara sedang berada di Montreal.

Bagaimana seorang Kagan bisa memengaruhi jalan hidup Kamala Harris? Rupanya, semasa SMA, Kagan merupakan korban pelecehan seksual. Pelecehan tersebut dilakukan oleh ayah tirinya.

"Ketika SMA, aku dilecehkan oleh ayah tiriku. Kamala dan aku bersahabat, dan aku menceritakan hal ini serta berbagi informasi dengannya. Ini bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan -- kau tahu, bercerita tentang (pelecehan seksual) kepada orang lain -- tapi aku bercerita padanya," ungkap Kagan.

Setelah pengakuan mengejutkan dari Kagan, Kamala Harris langsung bercerita pada ibunya dan meminta agar Kagan tinggal bersama keluarga Kamala Harris. Akhirnya, Kagan menghabiskan sisa masa SMA-nya hingga lulus dengan tinggal satu atap bersama Kamala Harris.

"Ia mengatakan, (kejadian yang menimpa Kagan) mendorongnya berjuang untuk anak-anak, pelecehan seksual, perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual. Dia terus melakukannya sepanjang kariernya sebagai jaksa," ucapnya.

Selain Kagan, ada satu lagi sosok perempuan yang memiliki pengaruh besar pada perjalanan Kamala Harris. Tak lain dan tak bukan, ialah ibunya. Shyamala Gopalan. Shyamala Gopalan merupakan ahli biologi yang memiliki pengaruh besar dalam riset kanker payudara.

Dilansir dari Times of India, sang ibu membesarkan Kamala Harris dan adiknya, Maya, seorang diri usai bercerai.

 

(Dari kiri) Kamala Harris, Shyamala Gopalan dan Maya Harris. (Times Now)

 

"Ibuku paham betul kalau ia membesarkan dua anak perempuan kulit hitam [...] ia menyadari bahwa tempat ia tinggal saat ini akan melihat Maya dan aku sebagai perempuan kulit hitam dan ia bersikeras memastikan kami tumbuh sebagai perempuan kulit hitam yang percaya diri dan membanggakan," tulis Kamala Harris dalam autobiografinya, The Truths We Hold.

Salah satu kalimat dari ibunya yang terus diingat oleh Kamala Harris adalah, "Jangan duduk saja dan mengeluh, lakukan sesuatu."

Kamala Harris berhasil meraih posisi sebagai Wakil Presiden AS setelah ia dan pasangannya, Joe Biden, menumbangkan presiden sebelumnya, Donald Trump. The Associated Press menghitung, Biden-Harris unggul 4.388.419 suara dibanding Trump-Pence. Pasangan Demokrat ini akan memulai masa kepemimpinan pada 20 Januari 2021. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Pendukung Trump Bawa Bendera Konfederasi ke US Capitol, Apa Maknanya?

Current Issues
Joe Biden-Kamala Harris Menang, Industri Hiburan Hollywood Bergembira

Current Issues
Hati-Hati, Twitter Akan Suspend Akun yang Mengharapkan Kematian Donald Trump