Current Issues

Covid-19 Telah Mengubah Persahabatan, Apa Pertemanan Kalian Juga?

Dwiwa

Posted on November 5th 2020

Banyak hal yang berubah semenjak pandemi Covid-19. Salah satu yang paling terasa adalah tentang bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain seperti teman dan sahabat. Tidak ada lagi pertemuan offline, semua berubah menjadi online demi mencegah penyakit ini menyebar semakin luas.

Dan menurut sebuah survei online yang dilakukan baru-baru ini, pertemanan di seluruh dunia juga ikut berubah. Dilansir dari The Jakarta Post, survei ini dilakukan perusahaan riset pasar Alter Agents yang berbasis di Los Angeles dan perusahaan sosial media Snap Inc.

Mereka melakukan survei kepada 30 ribu orang berusia 13 hingga 14 tahun di 16 negara termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Perancis, Australia, India dan Jerman. Hasilnya, 67 persen responden mengatakan persahabatan mereka tidak terpengaruh pandemi sedangkan 37 persen mengatakan persahabatan mereka berubah selama pandemi.

Sedangkan 47 persen diantaranya justru mengaku menjadi lebih dekat dengan sahabat mereka dibanding sebelum pandemi. Tetapi bagi remaja Indonesia, tampaknya ada sedikit perbedaan pandangan tentang persahabatan selama pandemi.

Dari 2.500 responden Indonesia yang disurvei, 57 persen mengaku pandemi tidak mempengaruhi persahabatan mereka. Tetapi 72 persen dari responden mengatakan jika mereka tidak lagi merasa dekat dengan teman-temannya.

Penelitian ini juga mengungkap jika tingkat kesepian pada remaja Indonesia meningkat hingga 42 persen, atau naik 18 persen dibanding sebelum pandemi.

Menurut laporan Antaranews, 51 persen dari responden merasa lebih kesepian karena tidak bisa bertemu dengan teman mereka. Sementara itu, 29 persen mengatakan jarak fisik telah membuat hubungan pertemanan mereka jadi renggang.

Soal urusan komunikasi, 72 persen responden Indoensia mengatakan mereka hanya menggunakan platform online untuk terhubung dengan teman. Alat komunikasi digital pun dianggap membantu menjaga pertemanan dari 78 responden.

“Kebanyakan orang Indonesia merasa sulit untuk tidak bertemu dengan keluarga tau teman selama lockdown. Panggilan telpon dan pesan menjadi penting dalam menjaga hubungan,” ujar Dwi Noverini Djenar, associate professor dan ketua Departemen Studi Indonesia di Universitas Sydney.

Namun dibalik itu semua, sebanyak 53 persen responden merasa jika pertemanan mereka jadi lebih penting saat ini dan 48 persen telah mencoba untuk berhubungan kembali dengan teman lama yang sudah hilang kontak.

Nah kalau kalian, pandemi bikin persahabatan makin deket apa makin jauh nih? (*)

Related Articles
Current Issues
Varian Baru Virus Corona Muncul di Perancis, Bisa Bersembunyi dari Tes Standar

Current Issues
Belum Berakhir, Ahli Prediksi Pandemi Covid-19 Dapat Berlangsung Hingga 2 Tahun

Current Issues
Membatasi Kapasitas Ruangan Dapat Menurunkan Infeksi Covid-19 Secara Signifikan