Lifestyle

Suka Merasa Iri Hati sama Pencapaian Orang Lain? Ini 5 Tips Untuk Menghadapinya

Kezia Kevina Harmoko

Posted on October 30th 2020

(Freepik)

“Duh, dia kok bisa ya tetap menang lomba walaupun belajar daring kayak sekarang?“

”Ih, pandemi gini kok dia malah ganti ke iPhone terbaru sih? Aku iri!“

Kamu suka iri kalau ada teman kamu yang mencapai atau mendapat sesuatu? Entah itu penghargaan atau barang yang keren banget dan kamu belum punya. Ditambah lagi di masa pandemi seperti sekarang, sebagian terdampak cukup parah namun ada juga yang terlihat baik-baik aja seakan nggak terjadi apapun. Jadi iri deh!

Semakin kita dengar perasaan bahagia orang-orang di sekitar kita, semakin parah perasaan iri kita bergejolak. Nah, perasaan iri sebenarnya adalah perasaan yang umum banget dirasakan manusia, tapi susah banget dipahami. Kenapa sih kita nggak bisa ikut senang ketika orang lain bahagia? Dan kita tahu dong kalau perasaan negatif ini bisa merusak hubungan dengan orang lain. Kan ribet jadinya...

Dilansir dari Psychology Today, seorang psikolog bernama Robert Leahy menjawab pertanyaan ini. Simpel, kita kesal dan iri hati sama pencapaian orang lain karena kita masih manusia.

Leahy berpendapat kalau penting untuk kita membedakan antara iri hati dan cemburu. Kalau iri, kita merasa terancam dengan status seseorang, sedangkan cemburu berarti takut pihak ketiga mengancam hubungan yang kita miliki.

Nah gimana caranya menghadapi perasaan iri?

1. Buang keinginan mencapai status

Kalau ada teman kamu yang dapat penghargaan, terlihat bahwa statusnya meningkat jadi lebih keren bukan? Mangkanya timbul perasaan iri. Nah, status di sini selalu bergantung sama perspektif orang melihatnya. Mungkin kamu melihatnya keren dan penting, tapi belum tentu kalau status itu benar-benar penting dan mempengaruhi hidup. Malah sebenarnya gak mempengaruhi apa-apa.

Status nggak bakal bikin kamu iri kalau tidak dijadikan hal yang penting. Lebih baik buang pikiran kalau menggapai suatu status itu benar-benar kita butuhkan.

2. Fokus ke apa yang kita punya

Penyebab rasa iri adalah perasaan ketidakmampuan. Daripada melihat apa yang kita gak bisa, mendingan lihat apa yang kita mampu lakukan. Gak ada satu orang pun manusia yang bisa benar-benar sempurna di segala hal. Masing-masing kita pasti punya kelebihan.

3. Jangan berpikir kalau kita merasa iri = kita orang jahat

Sekali lagi, punya perasaan itu wajar karena kita manusia. Jangan merasa bersalah karena memiliki perasaan, sekalipun perasaan negatif. Tapi kalau negatif jangan diteruskan dan dikembangkan, melainkan ditangani agar bisa diatasi.

4. Tanyakan pertanyaan ini kepada diri sendiri

Robert Leahy punya sebuah cara terapi bernama Emotional Schema Therapy Model. Cara mengatasi perasaan iri ini fokus pada mengubah apa yang dilunya kita percaya sehingga mengubah perasaan kita. Ada beberapa pertanyaan nih untuk langkah ini:

1. Apakah kamu mengeluh tentang orang yang bikin kamu iri?

2. Apakah kamu berbicara kasar tentang orang yang bikin kamu iri?

3. Apakah kamu menghindari orang-orang yang bikin kamu iri?

4. Apakah kamu menyerah mencoba untuk bisa seperti orang-orang yang bikin kamu iri?

5. Apakah kamu sering memikirkan perasaan iri yang dirasakan?

6. Apakah kamu menyalahkan diri sendiri karena merasa iri?

5. Renungkan hal-hal ini

1. Mengeluh tentang seseorang cuma bikin kamu terlihat buruk, jadi harus berusaha untuk berhenti.

2. Menjelekkan orang lain hanya membuat kamu terlihat gak menyenangkan dan gak adil. Nggak asyik deh, lebih baik simpan kritik tajam untuk seseorang di dalam hati aja.

3. Menghindar dari orang yang bikin kamu iri malah menjauhkan kamu dari belajar gimana caranya meraih pencapaian seperti mereka. Lebih baik dideketin.

4. Menyerah berarti kamu kehilangan peluang mendapat manfaat dari kegiatan yang diikuti, jadi lebih baik tetap lakukan.

5. Terus memikirkan perasaan iri bisa berujung ke depresi, lebih baik terima saja kalau kamu merasa iri dan ambil langkah untuk mengatasinya.

6. Menyalahkan atau mengkritik diri sendiri bakal bikin kamu merasa lebih buruk, lebih baik fokus ke kekuatan yang kamu punya.

Kalau kamu merasa iri, coba deh lakukan langkah-langkah di atas. Ingat juga kalau perasaan iri bisa menjadi pengingat kita untuk terus mengembangkan diri menjadi lebih baik. Tapi perhatikan juga kalau kamu mulai merasakan emosi yang sulit dikendalikan atau kondisi mental yang kurang baik, segera konsultasikan ke tenaga ahli ya! (*)

 

Related Articles
Lifestyle
7 Kebiasaan yang Secara Gak Sadar Dijadikan Cara Menyembunyikan Emosi

Lifestyle
4 Tips Menghadapi Rasa Iri Hati dengan yang Dimiliki Orang Lain

Lifestyle
Sulit Banget Menyelesaikan Tugas, Sebenarnya Depresi atau Malas? Nih Bedanya