Interest

Cek Sebentar Yuk, Sudah Benarkah Cara Kita Menyimpan Sikat Gigi?

Dwiwa

Posted on October 28th 2020

Guys, kalian pernah kepikiran nggak sih kalau ternyata tempat menyimpan sikat gigi itu tidak boleh sembarangan lho. Jika sampai salah tempat, penyimpanan sikat gigi justru bisa menjadi sumber kuman.

Mungkin sebagian besar dari kita merasa cukup aman menyimpan sikat gigi dalam gelas di wastafel di dalam kamar mandi. Apalagi, sikat gigi kita selalu dibersihkan dan dilindungi oleh helm penutup. Tapi ternyata, itu tidak selalu menjadi ide baik.

Dilansir dari Bestlife, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Hospital Infection menunjukkan jika partikel feses, alias kotoran, telah terdeteksi di udara setinggi 10 inci atau 25,4 cm di atas dudukan toilet setelah disiram.

Jika kalian mempertimbangkan kemungkinan jendela yang terbuka atau kipas angin sebagai faktor lain, maka akan jauh lebih mudah bagi partikel ini untuk masuk ke sikat gigi. Selain itu, penutup sikat gigi juga bisa menimbulkan masalah.

Menurut American Dental Association (ADA), menyimpan sikat gigi yang lembab dalam wadah tertutup meningkatkan pertumbuhan mikroba lebih banyak daripada membiarkannya berada di udara terbuka.

Lalu bagaimana sih cara yang benar dalam menyimpan sikat gigi ini agar tetap bersih dan sebisa mungkin terhindar dari bakteri?

 

1. Singkirkan sikat gigi dari toilet

Pertama yang harus dilakukan adalah menyimpan sikat gigi sejauh mungkin dari toilet. Semakin jauh jarak antara sikat dan toilet, semakin kecil kemungkinan kalian menjadi korban kontaminasi.

2. Tutup dudukan toilet sebelum menyiram

Hal penting lain adalah menutup toilet duduk sebelum disiram. Penelitian yang disebutkan sebelumnya juga menemukan jika partikel feses tidak ditemukan di toilet jika permukaan dudukan toilet ditutup sebelum disiram.

3. Biarkan bulu mengering sebelum menutup sikat gigi

Menutup sikat gigi saat masih basah lebih banyak merugikan dibanding menguntungkan. Jika ingin menutup kepala sikat gigi, ADA menyarankan agar memastikan bulu sikat dan bagian dalam penutup benar-benar dalam kondisi kering.

4. Ganti sikat gigi setiap beberapa bulan

Hal yang tidak kalah penting adalah mengganti sikat gigi secara berkala. Menurut ADA, sikat gigi harus diganti kira-kira setiap tiga sampai empat bulan atau bisa lebih sering jika bulu sikat kusut atau rusak. Sebab, efektivitas sikat gigi akan menurun jika bulu mengalami kerusakan. Selain itu, alih-alih membersihkan gigi, sikat yang rusak justru bisa menimbulkan luka di bagian gusi. 

Nah itu tadi tips bagaimana cara menyimpan sikat gigi dengan baik dan benar. Kalau kalian, sudah menyimpan sikat gigi seperti itu atau belum nih? (*)

 

Related Articles
Interest
Tips Agar Kamu Nggak Jadi Pembeli Kompulsif

Interest
#DiRumahAja Bikin Lengket dengan Ponsel? Ini Tips Menjaga Mata dari Sinar Biru!

Interest
Sering Pesan Makan dan Belanja Online Saat Self-qurantine? Ikuti 4 Tips Ini