Current Issues

Kasus Covid-19 di Amerika Cetak Rekor. Sehari, Catatkan 83 Ribu Pasien Positif

Dwiwa

Posted on October 25th 2020

Selama berminggu-minggu, Amerika Serikat telah menjadi negara penyumbang jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia, dengan total lebih dari 8,8 juta pada Minggu (25/10). Pada Jumat (23/10), jumlah kasus harian bahkan mencetak rekor baru dengan total lebih dari 83 ribu infeksi dikonfirmasi.

Dilansir dari Time, kasus kematian akibat penyakit yang disebabkan virus SARS-Cov-2 ini telah meningkat menjadi 223.995 berdasarkan catatatan John Hopkins University. Dalam catatan yangs ama, jumlah kasus harian telah mencapai 83.757, jauh melampui 77.362 kasus yang dilaporkan pada 16 Juli.

Meningkatnya jumlah kasus di AS dirasakan oleh hampir setiap negara bagian. Lockdown mulai diberlakukan di South Dakota, pejabat kesehatan meminta pesta ulang tahun anak-anak dihentikan, hingga situasi putus asa di rumah sakit di Idaho utara yang kehabisan ruang untuk pasien dan tengah mempertimbangkan transportasi udara ke Seattle atau Portland, Oregon.

Rumah Sakit Kesehatan Kootenai di Coeur d’Alene misalnya. Mereka telah membuat kamar pasien digandakan, kasur rumah sakit juga terus ditambah. Bahkan seluruh rumah sakit telah ditutup. “Rumah sakit kami tidak dibangun untuk pandemi,” ujar dr Robert Scoggins, ahli paru di RS tersebut.

Rumah sakit lain, St. Luke’e Magic Valley Medical Center menolk semua pasien anak karena kewalahan dengan pasien Covid-19. Kecuali bayi baru lahir, semua yang berusia di bawah 18 tahun harus dikirim sejauh 206 km di Boise untuk mendapatkan penanganan.

“Orang-orang sekarat, mereka akan terus sekarat dan tertular ini. Berapa banyak orang yang tidak memakai masker? Orang yang sama yang tidak mau divaksinasis,” ujar Walk Kirby, salah satu anggota dewan.

Utah menjadi salah satu wilayah yang juga mencetak rekor harian tertinggi untuk kasus Covid-19. Hal ini membuat pelayanan kesehatan mereka yang selama ini sudah baik sedang berada di tepi jurang.

“Jika orang-orang Utah tidak mengambil tindakan serius untuk membatasi pertemuan kelompok dan memakai masker, penyedia layanan kesehatan kita tidak akan memiliki kemampuan untuk memberikan perawatan berkualitas bagi semua yang membutuhkan,” ujar  Gubernur Utah Gary Herbert.

Jika dilihat dengan angka, rata-rata tujuh harian kasus Covid-19 di Amerika telah melewati 61.140 pada Kamis (22/10). Padahal dua minggu lalu kasusnya masih di angka 44.647. Rekor dicetak pada 22 Juli dengan rata-rata kasus 67.293, saat terjadi outbreak musim panas akibat lonjakan kasus di Florida, Texas, Arizona dan California.

Lonjakan yang terjadi di AS ini mirip dengan penyebaran yang ada di Eropa, dimana Roma, Paris dan kota-kota besar lain menutup dunia malam sebagai upaya dalam menekan pandemi. Otoritas Perancis mengatakan negara telah mencatat lebih dari 1 juta kasus virus corona sejak pandemi dimulai.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan jika saat ini negra-negara di belahan bumi utara berada dalam titik kritis karena kasus dan kematian yang terus meningkat. “Beberapa bulan ke depan akan sangat berat dan beberapa negara berada di jalur berbahaya,” ujar Tedros. (*)

Related Articles
Current Issues
Mendekati Musim Dingin, Kasus Covid-19 Makin Melonjak di Eropa dan Amerika

Current Issues
Polusi Udara di Eropa Menurun, tapi Penggunaan Plastik Melonjak Selama Lockdown

Current Issues
WHO: Enam Negara Melaporkan Virus Corona Terkait Peternakan Cerpelai