Current Issues

Waduh, Cuma 50 Persen Warga Amerika Serikat yang Mau Divaksin

Dwiwa

Posted on October 18th 2020

 

 

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Gallup baru-baru ini mengungkap jika hanya ada 50 persen dari penduduk Amerika Serikat yang bersedia untuk divaksin Covid-19 ketika sudah disetujui Food and Drug Administration (FDA). Jika dibandingkan bulan lalu, angka ini mengalami penurunan sebanyak 11 poin.

Dilansir dari Forbes, orang-orang dari partai Republik semakin banyak yang merasa nyaman untuk mendapatkan vaksin. Sementara orang-orang dari partai Demokrat dan kelompok independen justru mengalami penurunan minat untuk divaksin.

Dalam jajak pendapat tersebut, pendukung demokrat yang bersedia untuk mendapatkan vaksin Covid-19 yang telah disetujui FDA secara gratis hanya 53 persen sedangkan Republik 49 persen. Ada penururunan 25 poin dari Demokrat dibanding bulan lalu dan kenaikan 12 poin untuk Republik.

Jika diuraikan secara jenis kelamin, pria lebih bersedia untuk divaksin dibandingkan dengan perempuan. Sebanyak 56 persen pria mengatakan mau divaksinasi sementara perempuan hanya 44 persen.

Selain dari partai yang didukung dan jenis kelamin, jajak pendapat ini juga mengungkap jika orang tua yang masih memiliki anak di bawah umur lebih bersedia divaksin dibanding orang tua yang tidak memiliki anak di bawah 18 tahun. Masing-masing sebesar 52 persen dan 44 persen.

Meskipun ada penurunan jumlah orang Amerika yang bersedia divaksin, jajak pendapat tersebut menunjukkan jika 26 persen orang Amerika akan menunggu vaksin sebelum melanjutkan aktivitas secara normal. Sedangkan 27 persen akan senang melakukannya sekarang.

Presiden AS Donald Trump sendiri telah berkali-kali mengklaim jika vaksin Covid-19 akan tersedia sebelum pemilihan presiden pada 3 November. Timeline ini berbanding terbalik dengan prosedur dari FDA dan prediksi dari pakar kesehatan pemerintah.

Desakan dari presiden Trump ini, terkadang, menempatkan Gedung Putih berhadapan langsung dengan FDA, padahal peraturan yang dibuat dirancang untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga Amerika. Dengan mengabaikan hal ini, tampaknya Trump juga membuat publik kehilangan kepercayaan. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Vaksin Covid-19 Mungkin Tidak Akan Langsung Menyelesaikan Pandemi Covid-19

Current Issues
WHO Sebut Ada Harapan Vaksin Covid-19 Bisa tersedia pada Akhir Tahun Ini

Current Issues
Vaksin Covid-19 Eksperimental Tiongkok Lolos Uji Klinis Tahap Awal