Current Issues

CDC Tiongkok: Makanan Beku yang Tercemar Virus Corona Bisa Menyebabkan Infeksi

Dwiwa

Posted on October 18th 2020

 

Paket makanan beku yang terkontaminasi virus SARS-Cov-2 yang masih hidup, penyebab Covid-19, ternyata juga bisa menjadi sumber penularan infeksi loh. Hal ini diungkapkan oleh otoriras pengendalian penyakit Tiongkok pada Sabtu (17/10).

Dilansir dari Reuters, situs resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok mengungkap jika mereka telah mendeteksi dan mengisolasi virus corona yang masih hidup di kemasan luar makanan beku selama upaya pelacakan virus dalam wabah yang dilaporkan di Qingdao minggu lalu.

Pihak berwenang mengatakan pada minggu lalu bahwa ada dua pekerja di dermaga yang terkonfirmasi terinfeksi pada September lalu. Virus ini kemudian dibawa ke rumah sakit selama karantina, dan karena kurangnya perlindungan dan disinfeksi, muncul12 kasus baru yang terkait dengan rumah sakit.

Meski begitu, menurut ahli virologi profesor Jin Dong Yan dari Universitas Hong Kong, pernyataan CDC Tiongkok ini tidak menunjukkan bukti kuat jika dua pekerja itu terpapar virus dari paket secara langsung, bukan dari tempat lain kemudian mencemari kemasan makanan yang mereka tangani.

CDC mengatakan tidak ada contoh yang ditemukan dari konsumen yang tertular virus setelah melakukan kontak dengan makanan beku dan risiko terjadinya hal ini masih tetap rendah.

Meski begitu, disarankan jika pekerja yang menangani, memproses, dan menjual makanan beku harus menghindari kontak kulit langsung dengan produk yang mungkin terkontaminasi.

Badan tersebut mengatakan para pekerja tidak boleh menyentuh hidung dan mulut sebelum melepas pakaian kerja yang mungkin terkontaminasi ketika mereka tidak mencuci tangan dan harus dilakukan pengujian secara berkala.

Sebelum temuan terbaru ini, jejak genetik virus telah ditemukan dalam beberapa sampel yang diambil dari makanan beku atau kemasan makanan. Tetapi jumlah virus rendah dan tidak ada virus hidup yang diisolasi.

Jin mengatakan jika hanya virus hidup saja yang bisa menginfeksi seseorang. Sementara sampel yang mengandung virus mati masih bisa memberikan hasil yang positif ketika diuji. (*)

Related Articles
Current Issues
Ingin Liburan Aman Saat Pandemi? Ini Hal-Hal yang Harus Kalian Lakukan

Current Issues
Segan Menegur Orang Tak Bermasker? Robot Ini Siap untuk Selalu Mengingatkan

Current Issues
Akurasi Rendah, WHO Tak Sarankan Rapid Test Jadi Syarat Travelling di Indonesia