Current Issues

Studi: Dunia Tengah Terperangkap Dalam “Syndemic” Penyakit Kronis dan Covid-19

Dwiwa

Posted on October 16th 2020

 

Dunia tengah berada dalam pusaran badai dari peningkatan penyakit kronis, penyakit menular yang berkelanjutan, dan kegagalan pelayanan kesehatan publik yang memicu kematian dalam pandemi Covid-19. Begitulah fakta yang ditemukan sebuah studi global tentang kesehatan manusia.

Dikatakan dalam penelitian tersebut, kemunculan dan tumpang tindihnya pandemi virus corona dengan peningkatan global kondisi kronis seperti obesitas dan diabetes – ditambah risiko lingkungan seperti polusi udara – telah memperburuk jumlah kematian akibat virus corona.

Dilansir dari Reuters, penelitian Global Burden of Disease (GBD) adalah yang paling komprehensif dari jenisnya. Dipublikasikan di jurnal medis The Lancet, penelitian ini menganalisa 286 penyebab kematian, 369 penyakit dan kecelakaan dan 87 faktor risiko pada 204 negara dan wilayah untuk memberikan pandangan tentang kesehatan yang mendasari dari populasi global dan dampak Covid-19.

“Covid-19 adalah keadaan darurat kesehatan akut-kronis,” jelas Richard Hoston, pemimpin redaksi Lancet. Dia menggambarkan pandemi virus corona yang dikombinasikan dengan tingkat obesitas global yang tinggi, diabetes, dan penyakit kronis lain sebagai syndemic atau synergistic epidemic dua kondisi kesehatan yang terjadi bersamaan dalam satu populasi.

Penelitian tersebut menemukan bahwa penyebab utama gangguan kesehatan pada usia 50 tahun ke atas di seluruh dunia adalah penyakit jantung iskemik, stroke, dan diabetes. Pada orang yang lebih muda – 10 hingga 49 tahun – kecelakaan, HIV/AIDS, nyeri punggung bawah dan gangguan depresi menjadi yang dominan.

Mereka juga menemukan bahwa peningkatan penyakit kronis dikombinasikan dengan kegagalan kesehatan masyarakat dalam mengatasi faktor risiko yang dapat dicegah, telah membuat populasi rentan terhadap keadaan darurat kesehatan seperti pandemi virus corona.

“Sifat ‘syndemic’ dari ancaman yang kita hadapi menuntut agar kita tidak hanya menangani setiap penderitaan, tetapi juga segera mengatasi ketidaksetaraan sosial yang membentuk mereka,” jelas Horton.

Dia mengatakan kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, obesitas, dan kolesterol tinggi yang dialami oleh jutaan orang di seluruh dunia telah memainkan peran penting dalam mendorong lebih dari 1 juta kematian akibat Covid-19 hingga saat ini.

Menurut Horton, kondisi seperti itu – didorong oleh pola makan yang tidak sehat dan olahraga yang tidak memadai – akan terus membentuk kesehatan di setiap negara bahkan setelah pandemi mereda. (*)

Related Articles
Current Issues
Dua Bukti Baru Tunjukkan Dampak Buruk Covid-19 Pada Jantung

Current Issues
Obesitas Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Covid-19 Pada Pria

Current Issues
Penyakit-Penyakit Ini Bisa Bikin Covid-19 Makin Parah, Cek Yuk Apa Saja!