Tech

Hadapi Gelombang Kedua Pandemi, Google Maps Layer Peta Covid-19

Ahmad Redho Nugraha

Posted on September 24th 2020

Rabu (23/9) lalu, Google mengumumkan update terbaru untuk Google Maps. Kali ini aplikasi peta dan navigasi tersebut akan menambahkan fitur layer Covid-19 pada tampilan petanya, sehingga pengguna Google Maps dapat mengetahui jumlah kasus Covid-19 di beberapa daerah tertentu.

Tampilan layer ni akan menunjukkan indikasi tinggi-rendahnya kasus Covid-19 dengan warna-warna tertentu pada layar Google Maps. Warna tersebut merepresentasikan berapa jumlah kasus Covid-19 di daerah tersebut per 100.000 jiwa. Google Maps juga akan menunjukkan apakah tren kasus tersebut telah naik atau turun.

Fitur Google Maps ini akan dapat diakses di 220 negara yang mendukung aplikasi tersebut. Citra data dapat ditampilkan per kota di Google Maps, tetapi itu masih tergantung pada kapasitas operasi aplikasi di wilayah tersebut.

Google memperoleh data untuk mengelola fitur ini dari berbagai sumber yang berbeda, termasuk Universitas John Hopkins, New York Times dan Wikipedia. Data tersebut merupakan data sekunder yang mulanya diperoleh dri pemerintah lokal di setiap tempat dan organisasi pemerintahan lainnya.

Pencitraan data yang sama juga digunakan oleh Google sebelumnya untuk menampilkan data terkini Covid-19 di halaman mesin pencari mereka. 

Pekan ini, fitur layer baru ini baru diluncurkan bagi Google Maps di Android da iOS, dan mungkin belum akan bisa diakses pada tampilan di desktop. (*)

 

Related Articles
Tech
Update Terbaru Google Maps Sertakan Fitur Peringatan Bahaya Covid-19

Tech
Google Perbarui Google Maps, Kini Dilengkapi Dock untuk Pengguna Bikeshare

Tech
Twitter Berlakukan WFH Permanen untuk Karyawannya