Interest

Mata Tegang Terlalu Lama Menatap Komputer? Lakukan Tips Ini untuk Mengatasinya

Dwiwa

Posted on September 20th 2020

Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak orang untuk diam di rumah. Laptop, komputer, dan gadget pun menjadi barang yang lebih sering dilihat dibanding sebelum masa pandemi. Apalagi ketika kantor maupun sekolah tidak lagi dilakukan secara tatap muka langsung tetapi berganti secara daring.

Menatap layar komputer terlalu lama dapat membuat  mata menjadi tegang. Sekitar 50 persen hingga 90 persen orang yang menggunakan komputer dalam jangka waktu lama biasanya mengalami hal ini.

Meski umunya dialami oleh para pekerja, tetapi anak-anak yang menghabiskan banyak waktu di depan komputer atau tablet untuk tugas sekolah juga mengalami hal serupa. Meski ini tidak bersifat permanen, tetapi ketegangan mata tentu akan membuat orang merasa tidak nyaman.

Ada beberapa gejala umum yang dirasakan jika seseorang mengalami ketegangan mata. Mulai dari mata kering, sakit kepala, hingga kelelahan mata. Jika muncul setidaknya dua gejala ini dan kalian menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, ada indikasi jika kalian mengalami ketegangan mata.

Lalu apa yang harus dilakukan saat hal ini terjadi? Dilansir dari Lifehack, berikut beberapa tips yang akan membantu kalian mengatasi ketegangan mata akibat terlalu lama menatap komputer.

1. Hidrasi

Mengunakan tetes mata yang dijual bebas di pasaran dapat membantu meredakan mata kering. Tetapi dengan membuat sedikit penyesuaian untuk menjaga tubuh dan lingkungan tetap sehat da terhidrasi, kalian bisa menurunkan risiko mata menjadi kotor dan sakit.

2. Minum Cukup Air

Dehidrasi berpengaruh pada seluruh tubuh, termasuk mata. Minum air yang cukup setiap hari dapat membantu tubuh dan mata terhidrasi sehingga terhindar dari mata kering. Rata-rata, orang membutuhkan 8 gelas air sehari.

3. Hindari Udara Kering

Selain memastikan tubuh terhidrasi, kalian juga harus memperhatikan kualitas udara di lingkungan kerja. Perhatikan AC, kipas angin, dan ventilator di tempat kalian kerja karena ini dapat membuat debu beterbangan di sekitar kalian. Akibatnya, lapisan mata akan terganggu sehingga menjadi kering dan iritasi.

Hindari menggunakan kipas tepat di wajah. Selain itu pastikan sekeliling kalian bebas dari debu. Kelembaban udara juga bisa kalian tingkatkan dengan menggunakan humidifiers.

4. Istirahat

Menyempatkan waktu sejenak untuk beristirahat dari layar komputer penting dilakukan untuk mengistirahatkan mata dan pikiran. Penelitian menunjukkan jika orang yang bekerja dengan komputer lebih jarang mengalami ketegangan mata ketika mengambil rehat sejenak selama bekerja.

5. Berkedip

Setiap kali berkedip, kita menutupi mata dengan lapisan film air mata, menjaganya tetap lembab dan terasa nyaman. Penelitian mengungkap jika saat menatap layar komputer atau membaca dalam waktu lama, orang berkedip dua hingga pertiga lebih jarang dibanding biasanya. Ini membuat selaput air mata menguap dan mata jadi terasa kering dan tidak nyaman.

Jika kalian menyadari jarang berkedip, cobalah untuk membiasakan berkedip lebih sering. Setel pengingat setiap 20 menit untuk melakukan sedikit exercise mengedipkan mata secara penuh. Berkediplah pelan-pelan selama sepuluh kali dan fokuskan pandangan pada tempat yang jauh dari meja untuk membuat otot mata rileks.

6. Atur Jadwal Tidur

Saat tidur, mata disegarkan kembali dengan nutrisi dan air mata. Membuat jadwal tidur yang teratur diperlukan untuk membuat mata lebih sehat dan bahagia. Kurang tidur bisa menyebabkan pembuluh darah di mata membesar sehingga timbul iritasi dan mata lelah di siang hari.

7. Pengaturan Pencahayaan, Komputer dan Layar yang Sesuai

Terakhir, kalian harus memastikan pencahayaan di lingkungan kerja mencukupi ya. Hindari menaruh layar di dekat jendela atau sumber cahaya alami agar mata tidak silau. Gunakan tirai untuk membantu menghalangi cahaya langsung yang kuat.

Pengaturan tampilan pada layar komputer juga harus disesuaikan. Caranya bisa dengan meningkatkan piksel dan ukuran huruf pada komputer atau meningkatkan ukuran layar ke layar LCD datar yang lebih besar, idealnya berukuran 19 inci.

Pastikan juga posisi layar kurang lebih sejauh satu lengan dari wajah. Setidaknya berjarak 20 inci tetapi tidak melebihi 40 inci. Jika bisa mengatur tingginya, ini harus berada 4 atau 5 inci di bawah mata. Dengan begitu kalian tidak perlu memiringkan kepala terlalu ke atas atau ke bawah.

Sangat mudah bukan untuk dipraktekkan? Selamat mencoba! (*)

Related Articles
Lifestyle
Enam Kebiasaan Ini Merusak Mata, Segera Tinggalkan!

Interest
Physical Distancing, Masjid Al-Aqsa Sepi saat Gelar Jumatan di Bulan Ramadan

Interest
Kesalahan Dalam Memasak ini Bisa Bikin Masakan Rumah Jadi Nggak Sehat Loh!