Current Issues

Jakarta PSBB Lagi, Masuk Surabaya Wajib Swab Test

Mainmain.id

Posted on September 14th 2020

Masih tingginya angka positif Covid-19 di sejumlah kota membuat kepala daerah menerapkan kebijakan baru. Di ibu kota, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlakukan lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 14 September 2020. Sedangkan di Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerapkan orang yang masuk wilayahnya wajib swab test.

Sesuai ketentuan, PSBB di Jakarta berlaku hingga dua minggu ke depan. “Prinsipnya dalam masa PSBB yang berlaku di Jakarta sejak tanggal 10 April sampai hari ini, Jakarta masih berstatus PSBB. Sesuai Permenkes PSBB itu berlaku 2 minggu dan dapat diperpanjang,” ujar Anies dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (13/9/2020).

Anies mengatakan, pengelolaan PSBB di Jakarta diatur melalui tiga Peraturan Gubernur (Pergub). Yang pertama Pergub 33/2020 tentang pelaksanaan PSBB, ditetapkan 9 April 2020. Kemudian Pergub nomor 79/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehtan, ditetapkan 19 Agustus 2020. Dan, yang ketiga Pergub nomor 88 tahun 2020 ditetapkan 13 September 2020, tentang perubahan pergub nomor 33/2020.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menambahkan,  pada prinsipnya selama masa PSBB warga diminta sebisa mungkin di rumah. Dianjurkan tidak berpergian. “Kecuali untuk keperluan mendesak. Kecuali untuk aktivitas dalam usaha esensial yang memang diperbolehkan,” beber Anies.

Ada lima faktor dalam pembatasan ini, yakni pembatasan aktivitas sosial, ekonomi, keagamaan budaya, pendidikan dan lain-lain. Kedua pengendalian mobilitas, rencana isolasi yang terkendali, pemenuhan kebutuhan pokok dan penegakan sanksi. “Jadi pesan penting dalam PSBB adalah tetap berada di rumah. Kecuali ada kebutuhan yang mendesak dan esensial,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemkot Surabaya juga mewajibkan swab test bagi siapapun yang masuk Surabaya. Baik itu warga luar Surabaya atau warga Surabaya yang kembali dari luar kota. "Untuk warga Surabaya yang sebelumnya dari luar kota selama tujuh hari berturut-turut, sekembalinya ke Surabaya wajib swab test," ujar Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Irvan Widyanto.

Nantinya, semua RT dan RW di Surabaya akan dikirimi surat edaran terkait kebijakan ini. Jadi, para pendatang, baik warga Surabaya maupun non Surabaya wajib menunjukkan hasil swab test ke pengurus kampung. "Surat edarannya saat ini masih proses di Bu Wali," kata Irvan pada mainmain.id.(*)

Related Articles
Current Issues
Belum Melandai, Daerah-Daerah Ini Alami Lonjakan Covid-19 yang Signifikan

Current Issues
PSBB di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diperpanjang 14 Hari

Interest
Pembatasan Sosial Berskala Besar? Apa Bedanya dengan Karantina Wilayah?