Tech

Setelah TikTok Diblokir, Ini Kiat Influencer India Tetap Eksis

Delima Pangaribuan

Posted on September 10th 2020

 
Pasca TikTok diblokir di India, jutaan influencer TikTok di sana pun harus memutar otak. Memikirkan cara supaya tetap bisa berkarya dan terhubung sama follower-nya, yang mungkin udah ratusan ribu bahkan jutaan di aplikasi tersebut. Mau gak mau, tentunya mereka hijrah ke aplikasi lain yang serupa.
 
TikTok diblokir di India bersama puluhan aplikasi lain per 29 Juni lalu. Semenjak itu, banyak aplikasi lain yang mirip mulai menggeliat popularitasnya. Orang-orang pada hijrah ke aplikasi-aplikasi tersebut demi tetap bisa eksis membuat serta mengakses konten video pendek seperti TikTok
 
Melansir The Hindu Business Line, sejumlah aplikasi lokal naik daun lagi. Seperti Mitron TV, Roposo, Bolo Indya, Trell, dan Chingari. Perusahaan aplikasi seperti Sharechat juga mengeluarkan fitur video pendek mereka sendiri yang diberi nama Moj. Sementara perusahaan teknologi Zee5 bakal meluncurkan aplikasi HiPi dalam waktu dekat.

 
Nggak cuma aplikasi-aplikasi lokal yaang kembali berjaya. Kekosongan TikTok ini juga menjadi tambang emas bagi Instagram. Aplikasi grup Facebook itu baru saja meluncurkan fitur barunya yang mirip banget sama TikTok, bernama Instagram Reels.
 
Memang menu-menunya gak selengkap TikTok asli asal Tiongkok. Ada beberapa bagian yang Instagram Reels masih lag. Tapi setidaknya tampilan Reels paling mirip dan menu-menunya juga familiar bagi pengguna TikTok. Minimal usernya bisa mengatur kecepatan video, menambahkan efek-efek lucu, serta memasukkan musik.
 
Selain Reels, IGTV juga kembali berjaya bersama dengan aplikasi Facebook Thumbstoppers. Menurut Product Director Instagram Robby Stein, lebih dari 50 persen pengguna mengakses Instagram explore setiap bulan, sehingga kesempatan para kreator ini mendapat penonton baru dan follower baru lebih besar.

 
Pengamat aplikasi di sana menilai bahwa ini akan menjadi kebangkitan juga bagi aplikasi Instagram di India dengan fitur baru itu. Kejadiannya sama kayak waktu Instagram pertama kali bikin fitur story yang mirip banget sama Snapchat. Akhirnya aplikasi Snapchat pun mulai ditinggalkan dan semua user hijrah ke Instagram untuk bikin story.
 
Aplikasi yang berbasis di Jerman, Dubsmash, serta aplikasj Triller asal Amerika Serikat juga gak mau ketinggalan kesempatan ini. Mereka ikut menjajaki pasar di India sebagai pengganti TikTok. Sementara sejauh ini yang paling populer selain Instagram Reels adalah Roposo, aplikasi lokal sana.
 
Roposo termasuk dedengkotnya aplikasi video pendek dan telah berdiri sejak 2014. Per Juli, jumlah downloadnya sudah mencapai 65 juta pengguna. Memang kebutuhan orang untuk eksis di dunia maya itu adalah hak asasi dan gak bisa dibendung. 
 
Dan tren ini membuktikan bahwa ditutupnya atau diblokirnya satu aplikasi gak lantas membuat pengguna kehilangan pilihan. Malah kompetitor yang semula ciut banget jadi mulai berani dan menunjukkan taringnya. Gimana ya kalau ini terjadi di Indonesia, kalian rela pindah dari TikTok ke aplikasi lain? (*)
 
Artikel Terkait
Tech
Instagram Rilis Remix, Fitur Duet Mirip TikTok buat Video Pendek di Reels

Tech
Instagram Rilis Reels di Beberapa Negara, Seberapa Mirip Dengan TikTok?

Tech
Perusahaan Induk TikTok Akan Meluncurkan Aplikasi Rival Instagram