Current Issues

4 Vitamin Ini Bantu Perkuat Sistem Imun Tubuh Loh!

Dwiwa

Posted on September 6th 2020

Sistem imun adalah sebuah jaringan rumit yang terdiri dari sel-sel kekebalan yang dapat melawan penyakit akibat virus maupun bakteri. Sistem kekebalan ini akan bisa bekerja dengan baik jika nutrisi yang dibutuhkan tercukupi dengan baik.

Vitamin menjadi salah satu jenis nutrisi yang bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan kuman-kuman jahat. Beberapa vitamin dapat membunuh mikroba berbahaya dan membantu proses pemulihan lebih cepat.

Disaat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, selain mematuhi protokol kesehatan denan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, menjaga sistem imun juga menjadi hal penting. Dilansir dari Insider, berikut empat vitamin yang kalian perlukan agar sistem imun jadi semakin kuat.

 

Vitamin B6

Vitamin B6 dibutuhkan untuk membuat sel kekebalan yang penting yang membantu tubuh melawan mikroba berbahaya. Secara khusus, B6 membantu tubuh menghasilkan sel T, tipe sel imun yang membantu membunuh sel terinfeksi dan mengaktifkan respon sistem imun.

Bagi wanita, dibutuhkan sekitar 1,2 mg dari Vitamin B6 per hari sementara pria  mendapat 1,4 mg perhari. Konsumsi diatas 10 mg dalam sehati tidak disarankan kecuali sedang dalam perawatan oleh dokter.

Untuk bisa mencukupi kebutuhan vitamin B6, kalian bisa mengonsumsi kentang, ayam, tuna, pisang dan juga buncis.

 

Vitamin C

Vitamin C dapat membantu membunuh mikroba berbahaya, termasuk bakteri dan virus pada flu biasa dan pneumonia. Vitamin C juga meningkatkan produksi sel imun penting, termasuk sel darah putih dan fagosit, yang merupakan sel pembunuh bakteri dengan cara menyerapnya.

Sebuah penelitian menunjukkan jika konsumsi vitamin C 6 sampai 8 g sehari dapat membantu mempersingkat durasi pilek. Mengonsumsi vitamin C setelah pilek juga bisa meringankan gejala.

Vitamin C juga membantu menjaga penghalang antara usus dan bagian tubuh lainnya, memastikan bakteri dari usus tidak dapat melarikan diri dan membuat kalian sakit. “Vitamin C sangat penting untuk fungsi kekebalan yang sehat,” ujar Chros D’Adamo, PhD, ahli epidemiologi dan Direktur Pusat Pengobatan Integratif di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland.

Orang dewasa disarankan mengonsumsi vitamin C antara 65 sampai 90 mg per hari dan tidak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 2000 mg per hari. Untuk bisa memenuhi kebutuhan ini, kalian dapat mengonsumsi paprika, strawberry, jeruk, brokoli dan bayam.

 

Vitamin D

Menurut Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional di Amerika serikat, 40 persen orang dewasa mengalami kekurangan vitamin D. Bahkan di Indonesia yang merupakan negara tropis kaya matahari, masih banyak ditemukan orang-orang yang kekurangan vitamin D.

Padahal, kekurangan vitamin D membuat orang lebih rentan mengalami infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia dan bronkitis. Menurut D’Adamo, salah satu penyebabnya adalah karena vitamin D meningkatkan jumlah makrofag, yang berfungsi membantu membunuh sel penyakit yang menyerang.

Dia juga menyebut jika vitamin D juga dapat membantu menyeimbangkan sistem imun dengan menurunkan produksi senyawa kimia yang disebut sitokin inflamasi yang dapat membuat gejala memburuk ketika diproduksi terlalu banyak.

Tubuh sebenarnya dapat menghasilkan vitamin D ketika kulit kalian terpapar sinar UV. Jadi bagi orang-orang yang tinggal di wilayah tropis seperti Indonesia, seharusnya tidak membutuhkan suplemen vitamin D.

Dalam sehari, jumlah vitamin D yang dibutuhkan berkisar antara 400 hingga 800 IU dan jangan pernah mengonsumsi lebih dari 4.000 IU tanpa anjuran dokter. Beberapa sumber makanan vitamin D yang bisa dikonsumsi adalah minyak ikan cod, sarden, hati sapi, dan kuning telur.

 

Vitamin E

Vitamin E memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan infeksi. Antioksidan adalah zat yang membantu melindungi sel dari molekul radikal bebas yang dapat meningkatkan risiko sakit jantung, kanker, dan penyakit lain.

Dalam sehari, orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin E sebanyak 15 mg. Vitamin E ini pun sebaiknya berasal dari asupan makan yang seimbang. Sebab para ahli meyakini jika vitamin E yang didapat dari makanan lebih bermanfaat daripada suplemen.

Beberapa sumber makanan yang kaya vitamin E adalah kacang almond, minyak bunga matahari, alpukat, paprika merah dan ikan trout. Jika kalian terpaksa harus mengonsumsi suplemen, pastikan jumlahnya tidak melebihi kebutuhan ya. 

Nah, makan-makanan sehat dan mengonsumsi vitamin dalam jumlah cukup ini hanya menjadi salah satu cara untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh ya. Untuk membuat sistem kekebalan semakin bekerja dengan baik, kalian juga harus cukup tidur, olahraga teratur, dan meminimalkan stres. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Berapa Lama Sih Kemungkinan Kita Kebal Terhadap Covid-19?

Current Issues
Musim Hujan Datang, Wajib Makin Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Current Issues
Satu Dari Lima Pasien Covid-19 Mengalami Penyakit Mental Dalam 90 Hari