Current Issues

Penampakan Hantu, Beneran atau Halusinasi?

Gabriel Wakkary

Posted on August 15th 2018

Pernah nggak sih kamu ngeliat bayangan di ujung kamar pas lagi tidur dan kamu terlalu ngablu buat teriak, atau bahkan diketawain sama sesuatu yang nggak keliatan. Cuma kamu seolah lumpuh dan nggak bisa ngelakuin apa-apa even cuma sebatas baca doa?

Tapi pertanyaan yang nggak kalah pentingnya, pernah nggak kamu berpikir kalo ada fenomena ilmiah yang bisa ngejelasin secara komprehensif dengan ilmu pengetahuan perkara nongolnya bayangan mengerikan itu?

“Saya sudah menginvestigasi rumah angker, tempat penginapan, bioskop, kuburan, mercusuar, kastil, penjara tua dan bahkan gedung kantor. Tapi saya tidak pernah menemukan penjelasan paranormal dari fenomena yang terjadi.” papar Joe Nickel, seorang peneliti dari Committee for Skeptical Inquiry dimana ia mempunyai pengalaman penyelidikan vampir, werewolf, monster laut dan kejadian tak lazim lainnya selama 40 tahun.

Indonesia sebagai salah satu negara di dunia dengan kebudayaan yang sarat dengan unsur mistis memiliki masyarakat yang secara sadar atau tidak melibatkan aspek supernatural ke dalam kehidupan sosial sehari-hari. Kalo ada yang bengong dikit dibilang, “Woy kesambet ntar!” atau ada yang kecelakaan di sebuah daerah angker pasti ada yang ngomong, “ Pasti nggak permisi dulu tuh dia pas lagi lewat.”

Kita sebagai orang Timur ngerasa arogan banget kalo semua kejadian mistis bisa dijelasin dengan penjelasan yang ilmiah dan faktual, makanya kita menolak penjelasan logis demi mengakomodasi kepercayaan kita yang secara logika nggak berdasar.

Fenomena mistis dan legenda-legenda supernatural juga ada di seluruh belahan dunia dengan detil insiden yang variatif, tapi yang bikin bingung kenapa makhluk yang kita lihat bentuknya bisa berbeda-beda di setiap daerah. Padahal kan orang yang udah nggak ada bentuknya juga sama-sama aja. Emang sih perbedaan yang cukup mencolok ada di prosesi penguburan dan bahan pakaian yang disematkan, tapi dalam bentuknya kenapa bisa variatif banget gitu ya. Apa ada emang perwujudan ”mereka” beneran berbeda di setiap daerah. Atau emang itu cuma stimulasi otak kita aja yang memproyeksikan penampilan yang kita percayai dan kenal.

“Anggapan manusia yang telah membentuk pemikiran bahwa jiwa dari seseorang akan tetap ada meskipun raganya telah mati. Melihat hantu adalah salah satu akibat dari upaya manusia untuk meyakinkan dirinya kalau kehidupan setelah kematian itu ada.” papar Ken Drinkwater yang merupakan dosen senior di Manchester Metropolitan University di bidan studi kepercayaan paranormal.

Di teori lainnya yang dikemukakan Terence Hines yang merupakan profesor neurologi di Pace University, manusia telah membentuk ekspektasi tentang sesuatu yang sekiranya akan mereka lihat di lingkungan tertentu. “Beberapa tahun yang lalu dalam sebuah projek salah satu murid saya membawa beberapa orang ke sebuah kuburan. Di salah satu sesi, sekelompok orang ditempatkan disebuah kuburan dan diberitahu bahwa ada orang tua yang baru meninggal karena penyebab alami. Lucunya mereka tidak merasakan apa-apa. Namun di sesi yang terpisah, beberapa orang diberitahu bahwa ada seorang remaja perempuan yang bunuh diri karena berpisah dengan pacarnya, lalu mereka pada tengah malam mulai mendengarkan tangisan dan bahkan melihat perempuan muda secara visual. Saya tidak bilang mereka bohong, tetapi otak mereka menunjukkan sesuatu yang telah mereka antisipasi sebelumnya.”

Emang nggak salah juga kalo kamu percaya sama hal mistis. Karena dari semua penelitian nggak ada yang bisa buktiin kalo hantu atau entitas tak terlihat lainnya itu cuma dongeng. Yang penting jangan jadi terlalu parno aja, tetap tenang dan berpikir logis dalam menghadapi situasi yang spooky.

Nggak mungkin kan tiba-tiba abis baca artikel ini dibelakang kamu ada bayangan item gede? Eh, mungkin nggak ya.....

Related Articles
Entertainment
Ini Dia Daftar Film Horor Yang Berhasil Membiusmu di 2018!

Current Issues
Di Amerika, 4 Tempat Ini Sering Dikunjungi Sebelum Seseorang Tertular Covid-19

Current Issues
Meski Sepele, Tiga Hal Ini Penting Untuk Menjaga Sistem Imun Bekerja Optimal