Hobi

Eiichiro Oda Mungkin Tidak akan menggambar Manga Lagi Setelah One Piece Tamat

Ahmad Redho Nugraha

Posted on August 31st 2020

One Piece adalah manga paling populer dan paling sukses di Jepang, bahkan dunia dalam 20 tahun terakhir. Manga yang digubah oleh Eiichiro Oda ini kini sudah ongoing selama hampir 21 tahun. Tapi sampai kapankah kisah One Piece akan terus berlanjut?

Wawancara Eiichiro Oda dengan band Jepang, Arashi beberapa waktu lalu ditayangkan di salah satu saluran TV di Jepang. Dalam kesempatan itu, Oda mengatakan jika dia dan tim editornya sudah merencanakan bagaimana One Piece akan berakhir. Oda mengatakan One Piece akan tamat dalam 4 hingga 5 tahun lagi.

Hal tersebut tentu sudah diduga sebagian besar fans. Arc cerita Wano sudah hampir mulai memasuki tahap klimaks. Kaidou dan Big Mom, dua karakter bajak laut terkuat di dunia One Piece, mengklaim jika mereka akan mendapatkan harta karun  dan menandingi kekuatan tempur Pemerintahan Dunia dengannya. 5 tahun terdengar masuk akal untuk menamatkan One Piece.

Dalam wawancara pendek tersebut, Oda juga membeberkan informasi yang mungkin selama ini menjadi pertanyaan banyak orang. Akankah dia membuat komik lain setelah One Piece? Pria 45 tahun itu mengatakan jika dia belum memiliki rencana apapun setelah One Piece tamat nantinya.

Nilai kekayaan Oda sendiri saat ini ditaksir telah mencapai USD 200 juta (lebih dari Rp 2,9 triliun), dan kemungkinan akan tumbuh terus hingga USD 230 juta (sekitar Rp 3,35 triliun). Nilai kekayaan tersebut bukan hanya menjadikannya sebagai mangaka paling kaya di Jepang pada saat ini, tetapi juga mangaka paling kaya dalam sejarah Jepang.

Selain dari hasil penjualan manga One Piece, Eiichiro Oda juga memperoleh pendapatan dari royalti hasil penayangan anime, movie serta penjualan merchandise original One Piece. Semua itu belum ditambah dengan royalti dari adaptasi live-action One Piece yang saat ini tengah dikerjakan oleh Netflix.

Dengan nilai kekayaan sebesar itu, Oda mungkin tidak perlu melakukan pekerjaan apapun sepanjang sisa hidupnya untuk membayar kebutuhan hidupnya. Namun kendala utama mangaka dalam menikmati kekayaan mereka selama ini terletak pada waktu luang mereka yang sempit.

Mengingat One Piece tayang di majalah Komik Mingguan Shonen Jump, maka bisa dikatakan hampir 21 tahun terakhir hidup Oda dihabiskan dengan menggambar manga. Selama itu pula, Oda sampai beberapa kali jatuh sakit dan diopname di rumah sakit karena bekerja terlalu keras.

Oda nyatanya memang berbeda dengan mangaka sukses lainnya, seperti Masashi Kishimoto dan Hiro Mashima yang langsung menggarap karya lain setelah mahakarya pertamanya laris.

Tapi dengan jumlah kekayaan sebesar sekarang dan waktu luang yang begitu sempit, rasanya masuk akal jika Oda ingin rehat sejenak dari menggambar manga. Setelah berjibaku dengan peralatan gambar selama hampir 30 tahun (terhitung sejak debutnya dan persiapan naskah One Piece di tahun 1991), Oda memang pantas mendapat "cuti". (*)

 

Related Articles
Hobi
Eiichiro Oda "Izinkan" Fansnya Menjual Stiker Line One Piece. Ini Syaratnya!

Hobi
Turuti Oda, Netflix Pilih Aktor Serial One Piece dari Negara Berbeda-beda

Interest
Chapter Baru One Piece: Jinbei Resmi Masuk Anggota Bajak Laut Topi Jerami