Current Issues

Ternyata, Salah Satu Bahan Semprotan Serangga Dapat Membunuh Virus SARS-Cov-2

Dwiwa

Posted on August 27th 2020

 

Virus SARS-Cov-2 telah menyebar luas ke berbagai penjuru dunia. Menurut Worldometer, jumlah kasusnya bahkan sudah menembus angka 24 juta dengan kematian lebih dari 800 ribu orang. Para ilmuwan pun terus berlomba untuk bisa menemukan cara paling ampuh untuk bisa sesegera mungkin menyingkirkan virus ini.

Dilansir dari Independet, sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan militer Inggris di Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan (DTSL) Inggris menemukan jika semprotan anti serangga yang umum digunakan seperti Mosi-guard Natural dapat membunuh virus.

Semprotan anti serangga ini diketahui mengandung bahan yang disebut citriodiol. Sebuah bahan yang mungkin dapat digunakan untuk menciptakan perlindungan baru terhadap virus penyebab Covid-19 ini. Citriodiol sendiri telah dikenal mampu membunuh virus corona jenis lain.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada Rabu, para peneliti menggunakan bahan kimia tersebut langsung pada virus dalam bentuk tetesan cairan dan semprotan pada kulit sintetis dari lateks. Hasilnya, kedua percobaan tersebut mampu membunuh virus SARS-Cov-2.

Penelitian ini juga menemukan dalam konsentrasi yang tinggi (90 persen), Mosi-guard Natural dapat menghancurkan virus sepenuhnya. Namun, para peneliti memperingatkan jika meskipun lateks merupakan permukaan yang representatif, perilakunya tidak akan sama seperti kulit manusia.

“Kami tidak memiliki data yang menghubungkan konsentrasi yang diaplikasikan dalam uji coba pada lateks dengan semprotan maupun olesan yang diaplikasikan pada kulit manusia,” tulis para peneliti.

Ketika digunakan sebagai semprotan, ini kurang efektif dan meskipun tetap dapat membunuh virus dan mengurangi waktu hidup, beberapa virus masih bertahan. Semprotan tampaknya menawarkan perlindungan yang lebih kecil meski tetap dapat menjadi perlindungan tambahan selain masker wajah, sarung tangan dan alat perlindungan lain.

“Penelitian DSTL menunjukkan jika semprotan yang mengandung citriodiol, yang telah tersedia untuk unit kementerian pertahanan yang terlibat dalam respon Covid-19 dapat membunuh virus. Kami membagikan temuan awal kami agar ada penelitian lebih lanjut utuk mengonfirmasi dan memperluas temuan kami,” jelas Jeremi Quin, Menteri Pertahanan Inggris.

Citriodiol merupakan zat yang berasal dari minyak pohon Eucalyptus Citriodora. Sebagai bahan alami, zat ini telah lulus uji keamanan dan kemanjuran yang ketat. Membuatnya menjadi bahan yang menarik untuk kemungkinan dapat memberikan perlindungan terhadap Covid-19.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada obat maupun vaksin yang efektif dan ampuh untuk mencegah maupun mengobati Covid-19. Semua masih dalam tahap penelitian dan uji coba. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Covid-19 Tembus SeJuta dalam 5 Hari, WHO Peringatkan Krisis Bakal Memburuk

Current Issues
NHS Akan Gunakan Anjing Pelacak Dalam Uji Coba Tes untuk Covid-19

Current Issues
WHO: Tak Ada Bukti Orang Sembuh dari Covid-19 Jadi Kebal terhadap Infeksi Kedua