Tech

Update Terbaru Google Maps Berikan Detil dan Warna Ekstra pada Peta Alam

Ahmad Redho Nugraha

Posted on August 20th 2020

Google Maps kini hadir dengan lebih canggih setelah update besar-besaran. Bukan hanya menunjukkan detil ekstra pada tampilan petanya, Google Maps juga menunjukkan perbaikan pada tampilan alam dan perkotaan di petanya.

Google mengatakan jika mereka telah mendongkrak kemampuan penglihatan komputer mereka untuk menganalisis fitur-fitur alam yang ditangkap oleh citra satelit, kemudian mengodifikasi gambar itu ke dalam warna yang sesuai dengan referensi visual terdekat. Beberapa kota seperti New York, San Francisco dan London bahkan akan dilengkapi dengan informasi lebih mendetil mengenai jalanan kotanya, seperti lokasi trotoar, penyeberangan jalan dan pedestrian island.

Update terbaru Google Maps ini lebih ditujukan agar para pengguna Google Maps dapat melakukan navigasi dengan lebih baik di daerah perkotaan saat mereka berjalan kaki atau membawa kendaraan satu-orang, seperti sepeda atau skuter yang kian populer semasa pandemi. Beberapa kota tertentu di Google Maps bahkan akan disertai bentuk dan lebar akurat dari jalan untuk memberi gambaran spesifik kepada pengguna jalan tersebut yang mengecek Google Maps.

Versi update dari peta perkotaan ini tidak akan langsung bisa diakses semua pengguna Google Maps, termasuk yang berada di Indonesia. Google mengatakan fitur-fitur baru tersebut baru akan diluncurkan di New York, San Francisco dan London dalam "beberapa bulan mendatang". Fase yang panjang tersebut berhubungan dengan tahapan update dan rilis yang cukup panjang, mengingat Google Maps ini akan dijangkau oleh miliaran penggunanya di seluruh dunia, sehingga segalanya perlu dipersiapkan dengan sebaik mungkin.

Setelah ketiga kota besar di atas dapat mengakses update terbaru tersebut, Google berencana melakukan update pada tampilan kota lainnya di Google Maps, baik kota di wilayah AS maupun luar AS.

Selain update pada peta wilayah perkotaan, Google juga meningkatkan detil pada tampilan alam di Google Maps. Google mengidentifikasi dengan lebih baik wilayah kering, bersalju, berhutan dan berbukit-bukit yang ada di petanya. Wilayah hutan kini akan tampil dengan warna hijau gelap di dalam Maps, sementara wilayah berumput tanpa hutan di sekitarnya akan tampil dalam warna hijau yang lebih terang. Fitur ini dapat diakses oleh seluruh pengguna Google Maps di dunia.

Pengguna Google Maps juga dapat menemukan perbedaan jelas antara wilayah pantai dan berumput, ujung dan pangkal wilayah padang pasir, luas lapisan es yang menutupi sebuah daratan serta menemukan bagian puncak gunung mana yang ditutupi salju. Fitur ini akan dapat diakses 220 negara yang mendukung penggunaan Google Maps, mencakup lebih dari 100 juta meter persegi permukaan wilayah.

Update Google Maps ini dilakukan menyusul update yang dilakukan pesaingnya, Apple Maps. Apple sebelumnya merilis fitur mirip Google Street View 3D, Look Around, yang menyajikan tampilan jalanan kota-kota besar dengan lebih mendetil. Kebutuhan akan sistem navigasi dan peta yang baik belakangan menjadi lebih mendesak semenjak pandemi, dimana transportasi masal banyak dihentikan sementara atau dioperasikan tidak dengan kapasitas maksimalnya.

Google membeberkan jika fitur terbaru ini akan dapat diakses via Android, iOS dan PC dalam beberapa bulan mendatang. (*)

Artikel Terkait
Tech
Google Maps Kini Lampirkan Harga Tol di Android dan iOS

Tech
Susul WhatsApp, Google Luncurkan Fitur Kirim Pesan Berenkripsi End-to-End

Tech
Cegah Bullying, Instagram Bikin 3 Fitur Baru Ini