Tech

Makin Canggih, Google Bakal Tambah Fitur Pendeteksi Gempa untuk Android

Delima Pangaribuan

Posted on August 12th 2020

(Fossbytes)

Indonesia termasuk salah satu negara yang kerap mengalami gempa. Sehingga peringatan dini akan adanya gempa sangat dibutuhkan. Selain Indonesia, banyak negara lain yang berlokasi di antara patahan lempengan bumi juga sering mengalami kejadian serupa, seperti Jepang dan Filipina.
 
Berhubung sekarang hampir semua orang punya smartphone, Google pun mengembangkan fitur baru untuk mendeteksi gempa. Melansir Android Central, hari ini (12/8) Google mengumumkan pengembangan jaringan pendeteksi gempa di Android.
 
Dengan fitur ini, HP kita bisa berfungsi juga sebagai seismometer mini. Dan setiap smartphone sekarang juga dilengkapi sama akeselerometer, yang memudahkan ponsel mengirimkan sinyal apabila terjadi sesuatu yang tidak wajar di sekitar. Termasuk gempa bumi.
 

Engineer Price Software Android, Marc Stogaitis, menjelaskan bahwa pengembangan fitur ini berawal dari fakta banyaknya wilayah di Bumi yang mengalami gempa, tapi tidak punya fasilitas pendeteksi yang memadai. "Peringatan dini bisa membantu orang-orang mempersiapkan diri akan adanya guncangan," jelas Marc.
 
Tapi kalau harus membangun sarana prasarana besar sebagai stasiun seismograf pendeteksi gempa, gak semua daerah bisa. Makanya, lanjut Marc, Android memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat fitur khusus pendeteksi gempa yang bisa menginformasikan ke pengguna soal detail gempa itu.
 
Pertama-tama, pengguna akan diingatkan jika terjadi getaran yang cukup keras. Dalam beberapa detik awal, pengguna HP bisa langsung memikirkan mau menyelamatkan diri ke mana. Cara ini diyakini lebih efektif karena banyak orang yang kadang gak sadar kalau ada gempa dan akhirnya gak segera menyelamatkan diri.
 

Kemudian dari pemberitahuan singkat itu, HP pengguna juga akan mengirim sinyal ke server pendeteksi gempa milik Google. Sehingga Google bisa mengolah data di mana getaran terjadi, berapa HP yang mengirimkan sinyal dan di mana kira-kira episentrum gempa atau daerah yang paling terdampak.
 
Fitur ini bermula dari hasil kerja sama antara United SStates Geological Survey (USGS) dan California Governor's Office of Emergency Service (Cal OES). Pemerintah California waktu itu ingin kasih informasi dan menghimpun data sebanyak-banyaknya dari gempa yang terjadi di daerah mereka melalui smartphone. Dari situlah kemudian Google dan Android terpikir untuk  mengaplikasikannya ke lebih banyak negara di dunia.
 
Fitur pendeteksi gempa ini akan tersedia di Google Mobile Services. Jadi kita gak wajib upgrade operation system (OS) kalau mau pasang fitur tersebut. Tapi karena ini aplikasinya Google, mungkin agak sulit digunakan di negara yang gak ada akses Google-nya seperti di Tiongkok. (*)
 
Related Articles
Tech
Catat! 5 Fitur Baru Android 11 yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Dirilis

Tech
Google Luncurkan Nearby Share, Fitur Berbagi File Mirip AirDrop

Tech
Google Rilis Versi Beta 3 Android 11